POJOKSATU.ID – Belakangan ini kawasan Lampung tengah diterpa kasus viral terkait penganiayaan oleh seorang oknum guru SD.
Yang mana, salah satu tenaga pengajar itu dituding melakukan tindak asusila dengan nyaris menganiaya seorang murid.
Bagaimana tidak, hal itu terjadi saat oknum guru SD tersebut hendak cekik siswa saat sedang upacara di sekolah.
Tidak heran, insiden ini sontak turut ditanggapi langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.
Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram miliknya @jihanchalim.
Dalam unggahan Wakil Gubernur Lampung, dirinya sontak berupaya melakukan pengecekan terhadap sosok pelaku tersebut.
“Halo teman2, saya sudah cek dan telusuri sekolah mana dan siapa ybs (yang bersangkutan),” utasnya di story.
Setelah melakukan pengecekan, Jihan menuturkan bahwa aksi amoral guru tersebut ternyata kasus lama yang kembali viral.
Di mana, Wakil Gubernur Lampung tersebut menyampaikan bahwa insiden siswa yang nyaris terluka itu pada awal tahun kemarin.
Baca Juga: Dr Mika Rizki Ajak Mahasiswa Baru ITB Belajar dari Kehidupan Purba
“Menindaklanjuti kejadian guru yang bersikap arogan yang viral, kejadiannya bulan Februari 2025 lalu,” terangnya.
Ditambahnya, Jihan menyampaikan bahwa oknum guru yang bertindak amoral itu juga telah dirawat oleh keluarganya.
Sebab, oknum guru SD yang bertindak amoral terhadap siswanya itu didiagnosa tengah mengalami gangguan kejiwaan.
Baca Juga: Listrik Gratis 2.821 untuk Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia
“Hasil pemeriksaan dengan keluarga, guru tersebut mengalami gangguan jiwa,” utasnya di story Instagram.
“Dan pihak keluarga bersepakat untuk dikembalikan ke keluarga untuk diobati,” lanjut Wakil Gubernur Lampung.
Tidak hanya itu, Jihan juga menuturkan akibat insiden tersebut, pelaku diketahui telah dinonaktifkan sebagai pengajar.
Baca Juga: Viral Oknum Guru SD di Lampung Hampir Cekik Siswa, Para Murid Langsung Bubar Ketakutan
Sebab, aksinya dinilai sangat mencederai institusi pendidikan lantaran wilayah yurisdiksinya sebagai pengajar di SDN 5 tidak relevan dengan sekolah tempat dirinya bertindak arogan.
Sebagaimana diketahui, oknum guru SD yang viral marah-marah ke rekannya itu ternyata sedang berada di sekolah bukan tempatnya mengajar.
Oleh karena itu, dirinya berakhir disanksi oleh Dinas Pendidikan Lampung dengan dicabut keaktifannya sebagai pengajar.
“Dan sejak kejadian itu, yang bersangkutan sudah dihentikan jam mengajarnya, dan dirumahkan oleh Dinas Pendidikan,” jelasnya.
“Kejadian tersebut, yang bersangkutan statusnya mengajar di SDN 5 tapi beliau marah2 di SDN 9 Kedondong,” tandas Jihan. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



