POJOKSATU.id - Yassierli, seorang akademisi dan guru besar di Institut Teknologi Bandung (ITB), menjadi salah satu nama yang diperbincangkan setelah dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2024.

Pemanggilan ini menjadi bagian dari seleksi calon menteri untuk kabinet Prabowo, di mana Yassierli diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon Menteri Ketenagakerjaan. Namun, terbaru posisinya menjadi Menteri Riset.

Yassierli lahir di Jakarta pada 22 April 1976. Ia menempuh pendidikan tinggi di ITB, meraih gelar Sarjana Teknik pada tahun 1997 dan Magister Teknik pada 1999.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Abdul Kadir Karding yang Ditugaskan Melindungi Tenaga Kerja

Melanjutkan pendidikannya, ia meraih gelar doktor di bidang teknik industri dari Virginia Polytechnic Institute and State University, Amerika Serikat, pada 2005.

Selain itu, ia pernah menjadi pengajar tambahan di universitas tersebut pada 2006, menunjukkan keterlibatannya dalam pendidikan internasional.

Karier Akademis dan Kontribusi

Sebagai akademisi, Yassierli dikenal luas dalam bidang teknik industri dan ergonomi. Ia telah menerbitkan berbagai karya ilmiah yang tersitiasi dalam platform seperti Google Scholar dan Scopus. Karya terbaru yang dihasilkan berjudul “Improving Walking Performance in Prosthetic Leg Users: The Role of Virtual Reality and Audio Feedback” (2024).

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Maruarar Sirait, Dari Dunia Kampus Hingga Panggung Politik Nasional

Dedikasinya di dunia pendidikan juga tercermin dari jabatannya sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Manusia dan Organisasi (PMO) di ITB pada 2015-2017, serta sebagai anggota Komite Manajemen Risiko Majelis Wali Amanat ITB saat ini.

Yassierli juga aktif dalam organisasi profesi. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) dan Presiden Southeast Asian Network of Ergonomics Society (SEANES) untuk periode 2015-2017.

Pengalamannya ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penerapan ilmu ergonomi di Indonesia.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Saifullah Yusuf, Dari Aktivis Organisasi hingga Pemimpin Jawa Timur

Dalam pertemuan dengan Prabowo, Yassierli menyatakan, “Datang diskusi sedikit terkait tugas-tugas yang memang sudah menjadi bidang saya.”

Ia diperkirakan akan fokus pada isu-isu iptek, memanfaatkan latar belakang akademis dan pengalamannya di bidang pendidikan tinggi untuk memajukan sektor ini di Indonesia.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Melambung sebagai mantan Bupati Batang, Wihaji Diposisikan Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Dengan pengalamannya yang luas dan dedikasinya terhadap pendidikan, Yassierli dianggap sebagai kandidat yang tepat untuk posisi Menteri Riset dalam kabinet baru. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.