POJOKSATU.id - Menjelang pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024, Presiden Terpilih Prabowo Subianto mempersiapkan kabinet pemerintahannya dengan memanggil sejumlah calon menteri.
Salah satu yang hadir di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024), adalah Maruarar Sirait, seorang politisi berpengalaman dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Maruarar Sirait, akrab disapa Ara, lahir pada 23 Desember 1969 di Medan, Sulawesi Utara. Ia merupakan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Parahyangan, Bandung.
Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Nusron Wahid Siap Mengabdi untuk Negara, Politisi Golkar Jadi Menteri ATR/BPN
Saat menempuh pendidikan di sana, Ara aktif di organisasi kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), yang memberikan pengalaman awal dalam dunia politik. Selain aktif di GMKI, ia juga terlibat dalam Resimen Mahasiswa Universitas Parahyangan.
Karier dan Perjalanan Politik
Setelah lulus kuliah, Maruarar memulai kariernya sebagai manajer Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) Universitas Parahyangan.
Posisi ini menunjukkan keterlibatannya dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan mengasah kemampuan manajerial serta kepemimpinan.
Karier politik Maruarar dimulai pada 1999 ketika bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Di PDIP, ia menempati beberapa posisi strategis, seperti wakil bendahara PDIP Jawa Barat (1999-2000) dan bendahara Dewan Pimpinan Pusat PDIP (2000-2005).
Sosoknya dikenal sebagai politisi yang vokal dengan gagasan tajam, sehingga namanya cukup dikenal di kalangan elite politik.
Maruarar berhasil menduduki kursi DPR selama tiga periode berturut-turut, dari 2004 hingga 2019.
Ia berperan dalam berbagai komisi, termasuk Komisi X DPR yang mengurusi bidang pendidikan, pemuda, olahraga, dan pariwisata.
Pada pemilu 2019, ia kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif namun tidak berhasil melanjutkan kariernya di DPR.
Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Inilah Sosok Yandri Susanto, Calon Kuat Menteri Desa dalam Kabinet Prabowo
Meski gagal dalam Pemilu 2019, Ara tetap aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk di dunia sepak bola.
Pada 20 September 2023, ia ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Sepak Bola oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Posisi ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap integritas dan pengalaman Maruarar dalam mengatasi permasalahan olahraga di Indonesia.
Setelah lama berkiprah di PDIP, Maruarar memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2024. Langkah ini menandai perubahan besar dalam perjalanan politiknya, yang sebelumnya identik dengan PDIP selama dua dekade lebih. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




