POJOKSATU.ID- KAI Commuter terus mengakselerasi transformasi digital dalam layanan transportasi publik, termasuk sistem pembayaran dan fasilitas stasiun.

Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto menyebut, tahun ini, KAI Commuter menargetkan peluncuran sistem top-up saldo menggunakan QRIS bekerja sama dengan beberapa bank, yang secara bertahap akan mengurangi operasional loket konvensional.

“Digital transformasi kita terus lakukan, termasuk sistem pembayaran, yang mudah-mudahan di tahun ini segera kita launching dengan beberapa bank," kata Asdo dikutip, Jumat 30/1.

"Top-up dengan menggunakan QRIS yang nanti kita lama-lama akan menghilangkan loket-loket. Semuanya dengan digital,” tambah Asdo.

Baca Juga: Gabung YouTube Shopping Affiliates, Ibu Rumah Tangga Ini Raup Penghasilan 2X Lipat dari Konten YouTube!

Selain sistem pembayaran digital, KAI Commuter juga tengah mempersiapkan pengoperasian KRL baru yang saat ini masih dalam tahap produksi.

 

Pembangunan konsep smart station juga tengah dilakukan, dengan Stasiun BNI City dan Stasiun Sudirman Baru sebagai proyek percontohan.

“Smart station ini akan kita bangun di BNI City, di Sudirman Baru, sebagai percontohan smart station," terang Asdo.

"Jadi semuanya nanti dilayani secara digital, dari mulai informasi, layanan in-out, kemudian layanan seperti toilet, mushola, dan sebagainya nanti dengan menolong teknologi digitalisasi. Dan mengurangi manpower di situ, semuanya dilayani dengan alat,” tambahnya.

Baca Juga: Fitri Salhuteru Sebut Nikita Mirzani Putus dari Matthew Gilbert, Ibunda Laura Meizani Itu : Sibuk Amat Ngurusin Percintaan Gue

Sebagai bagian dari inovasi ramah lingkungan, KAI Commuter juga mulai memanfaatkan energi terbarukan dengan memasang turbin angin di Stasiun BNI City.

"Dan bisa untuk memenuhi kebutuhan, walaupun potnya belum terlalu tinggi, tapi minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan listrik dari beberapa gate yang kita pasang di stasiun ini,” tandasnya.