POJOKSATU.id - Kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Jakarta pada Jumat pagi 6 Febuari 2026 langsung bikin heboh publik.

Bukan karena agenda pertemuannya yang padat melainkan momen tak biasa ketika Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Hal ini dikarenakan tidak dapat menjemput Albanese di bandara.

Baca Juga: KPK Bongkar Skandal Bea Cukai, Oknum Dapat Jatah Rp7 Miliar per Bulan Urus Jalur Impor

Begitu keduanya bertemu di Istana Merdeka Prabowo mengawali pertemuan dengan penjelasan terkait ketidakhadirannya di bandara.

Ia mengaku saat rombongan PM Australia tiba dirinya masih harus menyelesaikan agenda kenegaraan di istana.

“Saya mohon maaf karena tidak menjemput Anda di bandara juga, tetapi saya ada pertemuan di Istana,” kata Prabowo dikutip pojoksatu.id dari infonasional.com 6/2/2026.

Baca Juga: Alur Cuci Darah dengan BPJS Kesehatan, Lengkap dari Syarat hingga Biaya

Pernyataan itu sontak menjadi perbincangan karena jarang terdengar seorang presiden menyampaikan permohonan maaf terkait protokol penjemputan tamu negara.

Namun suasana pertemuan justru berlangsung hangat. Albanese merespons dengan nada yang sangat bersahabat.

Meski tidak dijemput langsung di bandara Albanese tetap menerima penyambutan penuh kehormatan di Istana Merdeka.

Baca Juga: KPK Bongkar Skandal Bea Cukai, Oknum Dapat Jatah Rp7 Miliar per Bulan Urus Jalur Impor

Upacara penyambutan dilakukan lengkap dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, penghormatan militer, dan perkenalan delegasi.

Setelah sesi penyambutan, kedua pemimpin membahas sejumlah agenda.

Indonesia dan Australia diketahui tengah memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan juga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Albanese bahkan menekankan bahwa kunjungannya kali ini kembali menunjukkan eratnya hubungan kedua negara.***