POJOKSATU.id, JAKARTA -- Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, turut menyoroti wacana koalisi besar.

Koalisi besar tersebut disebut-sebut untuk lawan tanding Koalisi Perubahan, terutama capres yang bakal diusung yaitu Anies Baswedan.

Kabarnya koalisi besar ini akan digagas oleh lima partai politik, di antaranya Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Pembentukan hak-hak koalisi itu adalah hak partai, apakah memilih koalisi besar atau kecil," kata Herman kepada wartawan, Jumat (7/4/2023).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu mengaku tak mempermasalahkan jika memang kelima partai politik itu akan melebur menjadi satu membentuk koalisi besar.

Baca Juga :

Usai Muncul Usulan Koalisi Besar, Zulkifli Hasan Akan Sambangi Prabowo di Kertanegara Besok

"Dataran rasa tidak masalah, dan kita mendukung itu, dan itu hal setiap partai, yang penting tercapai ambang batas pencalonan presiden, itu saja," ujarnya.

Untuk diketahui, wacana pembentukan koalisi besar itu bermula kala lima ketua umum partai menggelar pertemuan untuk membahas hal tersebut.

Pertemuan dihelat di Kantor DPP PAN akhir pekan lalu. Hadir di acara itu Presiden Jokowi.

Ketua umum partai yang hadir antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, menjamu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Mardiono.

reporter: mufit

editor : ikror