POJOKSATU.id - Video yang menampilkan momen kunjungan Utusan Khusus Presiden untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Zita Anjani.

Ke kawasan terdampak banjir di Sumatera kembali memicu perbincangan hangat di media sosial.

Putri dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, itu terlihat ikut turun tangan membantu membersihkan rumah warga yang dipenuhi lumpur pascabanjir.

Baca Juga: 50 Contoh Soal SAS-UAS BAHASA SUNDA SMP Kelas 7 Semester 1, DOWNLOAD FILE PDF, Diawali Paguneman, Tatakrama Basa hingga Pupujian

Dalam rekaman yang beredar, Zita terlihat memegang alat pel dan berusaha membersihkan lantai salah satu rumah yang terdampak.

Aksinya ini sebenarnya berniat membantu, namun justru menjadi sorotan karena cara mengepelnya dianggap kurang tepat.

Banyak warganet menilai gerakan Zita terlihat mendorong lumpur ke arah yang buntu, bukan mengarahkan keluar rumah sebagaimana biasanya.

Baca Juga: Gus Ulil Bantah Tambang Jadi Biang Bencana Sumatera, Sebut Wacana Zero Mining Sebagai Pandangan Keliru, Netizen pun Geram

Cuplikan singkat tersebut langsung memancing komentar beragam.

Sebagian netizen menilai aksi itu terasa canggung dan terkesan seperti pencitraan semata.

Ada yang menyoroti bahwa Zita terlihat kebingungan menentukan arah sapuan pelnya.

Baca Juga: KDM Lagi-Lagi Greget! Truk Aqua Nyungsep di Subang, Muatan Kelebihan Kebongkar di Tempat

Unggahan-ungkapan semacam itu pun cepat menyebar dan menjadi bahan diskusi di berbagai platform sosial.

Menariknya, aksi serupa sebelumnya juga pernah dilakukan sang ayah, Zulhas, ketika meninjau lokasi banjir di wilayah yang sama.

Kala itu, cara Zulkifli Hasan ikut membantu membersihkan lumpur di rumah warga juga menuai reaksi serupa dari netizen.

Baca Juga: 50 Contoh Soal SAS-UAS BAHASA SUNDA SMP Kelas 7 Semester 1, DOWNLOAD FILE PDF, Diawali Paguneman, Tatakrama Basa hingga Pupujian

Banyak yang kemudian membandingkan gaya keduanya dan mengaitkannya dengan momen viral terbaru dari Zita.

Meski begitu, tak sedikit pula yang memberikan pembelaan kepada Zita.

Menurut mereka, terlepas dari cara yang mungkin kurang sempurna, keberadaan Zita di tengah warga yang sedang mengalami musibah sudah patut diapresiasi.

Baca Juga: Gus Ulil Bantah Tambang Jadi Biang Bencana Sumatera, Sebut Wacana Zero Mining Sebagai Pandangan Keliru, Netizen pun Geram

Sebagian lainnya menyebut bahwa setidaknya ia menunjukkan goodwill untuk terlibat langsung dalam membantu masyarakat.

Namun, dunia maya memang memiliki dinamika tersendiri. Setiap gerak-gerik figur publik selalu berpotensi menjadi sorotan, terutama ketika divideokan dan tersebar secara cepat.

Hal inilah yang membuat momen sederhana seperti membersihkan rumah korban banjir bisa berubah menjadi bahan perdebatan panjang.

Baca Juga: Distribusi Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang, Kemensos Kerahkan Jalur Darat dan Udara!

Pada akhirnya, viralnya momen ini memperlihatkan bagaimana publik kini semakin kritis terhadap aksi-aksi pejabat atau tokoh politik, khususnya ketika berada di lapangan.

Banyak yang berharap kegiatan semacam ini dilakukan secara tulus, bukan untuk pencitraan semata.

Sementara itu, pihak lain menilai bahwa selama bantuan yang diberikan nyata, perdebatan soal gaya atau cara bukanlah inti permasalahan.

Baca Juga: Sampah Harian di Kota Bandung Capai 1.492 Ton, Pemkot: Kapasitas TPA Hanya Menampung 938 Ton Per Hari

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, video tersebut telah menjadi perbincangan hangat dan terus dibagikan di berbagai platform.

Nama Zita pun kembali menjadi trending topic, menunjukkan betapa cepatnya sebuah momen lapangan berubah menjadi isu nasional ketika bertemu kamera dan media sosial.***