POJOKSATU.id — Aksi tegas Kang Dedi Mulyadi (KDM) kembali menyita perhatian saat ia turun langsung menata kawasan kumuh di sepanjang jalan provinsi sekitar Lembang.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, KDM memerintahkan pembongkaran bangunan-bangunan liar.

Yang berdiri di atas sempadan jalan sekaligus menegaskan bahwa para pedagang akan mendapatkan bantuan uang jutaan rupiah selama masa penataan.

Baca Juga: Baking Soda Viral Dijadikan Skincare Pencerah, Dokter Kulit Ingatkan Bahaya yang Mengintai

Sejak awal kedatangan, KDM langsung meminta batas tanah diverifikasi.

“Segera dipatok. Suruh dipatok. Bongkar aja, sok bongkar aja,”

Ujarnya ketika melihat bangunan yang melanggar garis jalan.

Baca Juga: Baking Soda Viral Dijadikan Skincare Pencerah, Dokter Kulit Ingatkan Bahaya yang Mengintai

Ia memastikan bahwa seluruh titik sempadan diberi tanda agar penataan berjalan tertib.

Namun keputusan tegas itu dibarengi kebijakan humanis. KDM menegaskan bahwa tidak ada pedagang yang akan dirugikan selama proses pembangunan ulang.

“Nu dagang kabeh dibere jutaan. Dirumahkan heula,” tegasnya, yang artinya semua yang berdagang dikasih jutaan, dirumahkan dulu.

Baca Juga: 7 Bangunan Ikonik di Arab Saudi dengan sitektur Terbaik Ardan Mendunia

Bantuan tersebut diberikan sebagai bekal pedagang ketika warung mereka dibongkar dan kawasan mulai direvitalisasi.

Dalam dialognya dengan warga dan aparat desa, KDM mengungkapkan rencana besar untuk mengubah seluruh deretan warung menjadi area usaha yang lebih rapi dan layak.

“Warung-warungna dibongkar kabeh ditata ulang, bentuk bangunanna disaruakeun. Asetna engke jadi aset desa,” jelasnya.

KDM menyebutkan bahwa kawasan tersebut nantinya akan menjadi wilayah representatif, terutama di sekitar polsek.

“Nanti yang di sekitar polsek itu kawasan elit,” katanya, menegaskan visi penataan jangka panjang.

Baca Juga: Baking Soda Viral Dijadikan Skincare Pencerah, Dokter Kulit Ingatkan Bahaya yang Mengintai

Selain memastikan bantuan, KDM juga meminta pendataan ulang jumlah pedagang. Tercatat lebih dari 60 warung akan masuk program penataan ini.

Ia menargetkan proses pembongkaran dan persiapan lahan dimulai secepatnya.

Aksi cepat KDM kembali menuai respons positif karena menggabungkan ketegasan penegakan aturan dengan keberpihakan terhadap pedagang kecil.

Baca Juga: Menkes Kena Semprot DPR Soal BPJS PBI Dinonaktifkan, Wajar Rakyat Marah, Data Pemerintah Tak Sinkron

Program ini diharapkan membuat kawasan tersebut lebih tertata, bersih, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi bagi masyarakat.***