POJOKSATU.id - Video warga Aceh Tengah yang beramai-ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat antrean panjang kendaraan dan warga di sejumlah SPBU di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Sebagian warga bahkan datang membawa jeriken berbagai ukuran untuk membeli BBM dalam jumlah besar.
Situasi tersebut memunculkan fenomena panic buying atau pembelian secara berlebihan karena masyarakat khawatir pasokan BBM akan terbatas.
Antrean panjang dilaporkan terjadi di beberapa SPBU hingga memanjang ke badan jalan.
Kondisi ini membuat aktivitas pengisian BBM jauh lebih padat dibandingkan hari biasanya.
Kepanikan warga disebut dipicu oleh informasi yang beredar di media sosial dan pesan berantai.
Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa cadangan BBM nasional hanya tersisa sekitar 20 hari.
Informasi ini merujuk pada pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil yang menyebut ketahanan cadangan BBM nasional berada di kisaran sekitar 20 hari.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas di Irigasi Jayakerta Karawang
Namun informasi tersebut kemudian dipahami secara keliru oleh sebagian masyarakat.
Banyak warga mengira stok BBM di daerah akan segera habis sehingga mereka memilih membeli bahan bakar lebih banyak dari biasanya.
Akibatnya, sejumlah SPBU di Aceh Tengah dipadati warga yang ingin mengisi BBM, bahkan sebagian membeli menggunakan jeriken.
Meski demikian, pemerintah daerah bersama pihak terkait memastikan bahwa stok BBM di wilayah Aceh Tengah masih dalam kondisi aman.
Distribusi BBM dari depot juga disebut tetap berjalan normal dan tidak ada gangguan pasokan.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas di Irigasi Jayakerta Karawang
Pemerintah mengimbau masyarakat tidak terpancing isu yang belum tentu benar dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.
Jika panic buying terus terjadi, kondisi tersebut justru dapat memicu kelangkaan sementara di tingkat SPBU.
Fenomena serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah tetangga, Kabupaten Bener Meriah.
Beberapa warga dari daerah tersebut bahkan datang ke Aceh Tengah untuk mendapatkan BBM karena khawatir kehabisan stok.
Pemerintah daerah kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena distribusi dan pasokan BBM masih terjaga.***




