POJOKSATU.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial mendadak menyulut kemarahan publik.
Rekaman tersebut memperlihatkan seorang wanita yang diduga tengah mengurus pembuatan KTP pertamanya.
Namun justru mendapat perlakuan yang dinilai tidak menyenangkan bahkan cenderung kasar dari seorang petugas pelayanan.
Dalam video itu, terlihat sang wanita duduk di depan meja pelayanan sambil mengikuti instruksi petugas.
Awalnya situasi tampak biasa saja, tetapi beberapa detik kemudian muncul momen yang membuat warganet mendidih.
Ketika petugas hendak mengambil data sidik jari, ia tampak memegang tangan wanita tersebut sambil menunjukkan posisi tangan yang benar.
Baca Juga: Belum Ada Pengumuman Kelulusan PPG Tahap 3 Periode 4 2025, Peserta Diminta Cermati Informasi Ini
Namun caranya dinilai kasar dan tidak ramah, seolah memperlakukan pemohon layanan sebagai beban, bukan warga yang seharusnya dibantu.
Tak berhenti di situ, pada bagian berikutnya saat proses perekaman iris mata, ekspresi si petugas kembali menuai kritik.
Gaya bicaranya terlihat ketus dan judes, sementara sang wanita yang menjadi pemohon hanya terlihat terdiam, sesekali tersenyum kecut seperti menahan rasa tidak nyaman.
Banyak penonton video menyebut senyum itu sebagai bentuk “kesal tapi bingung harus bagaimana”.
Karena ia berada dalam posisi membutuhkan layanan sehingga memilih mengalah.
Setelah proses itu selesai, wanita tersebut tampak langsung bangkit dan pergi dengan raut wajah yang menggambarkan kekecewaan.
Banyak warganet yang menilai bahwa ia benar-benar merasa tidak dilayani dengan sopan.
Padahal ia hanya ingin menyelesaikan kewajibannya sebagai warga negara untuk mengurus identitas resmi.
Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung menjadi viral dan memicu gelombang kecaman dari publik.
Kolom komentar dipenuhi rasa geram dan emosi dari berbagai warganet yang merasa pelayanan seperti itu tidak pantas dilakukan oleh siapapun.
Terlebih oleh petugas yang seharusnya memberikan pelayanan publik.
Banyak warganet menilai bahwa seorang petugas pelayanan justru harus menjadi garda depan dalam memberikan kenyamanan kepada warga.
Mereka digaji dari pajak masyarakat, sehingga sudah sewajarnya bekerja dengan sikap ramah, sabar, dan membantu kesulitan warga.
Baca Juga: Belum Ada Pengumuman Kelulusan PPG Tahap 3 Periode 4 2025, Peserta Diminta Cermati Informasi Ini
Bukan justru membuat mereka merasa terintimidasi atau diperlakukan dengan buruk.
Tak sedikit netizen yang menuntut agar instansi terkait segera turun tangan.
Mereka meminta agar petugas yang terekam dalam video tersebut dipanggil, diperiksa, bahkan ada yang mendesak agar ia diberi sanksi tegas bila terbukti bersikap tidak profesional.
Meski demikian, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari instansi terkait.
Lokasi pasti tempat kejadian dalam video itu pun belum terungkap, membuat warganet semakin penasaran dan geram.
Banyak yang mendesak agar pihak berwenang segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kabar simpang-siur.
Yang jelas, video ini kembali mengangkat isu klasik pelayanan publik yang masih jauh dari standar ideal.
Masyarakat berharap ada perubahan nyata mulai dari sikap petugas, ketegasan instansi, hingga evaluasi menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terus berulang.***



.webp)
