POJOKSATU.id – Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mendadak geger setelah aksi seorang wanita muda yang mengenakan seragam lengkap Batik Air viral di media sosial.

Wanita tersebut, yang belakangan disebut sebagai pramugari gadungan, terekam berjalan percaya diri di area keberangkatan seperti awak kabin sungguhan.

Videonya langsung menyebar luas di Instagram, X, hingga Facebook, memantik kehebohan publik sekaligus pertanyaan besar soal keamanan penerbangan.

Baca Juga: Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, Arah Baru Kampus Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit, wanita tersebut terlihat mengenakan seragam ungu khas Batik Air, lengkap dengan riasan dan aksesori yang tampak meyakinkan.

Ia bahkan membawa kartu identitas yang diduga palsu.

Beberapa penumpang mengira ia benar-benar bagian dari kru pesawat. Namun, kecurigaan muncul setelah gerak-geriknya dinilai tidak sesuai prosedur awak kabin.

Baca Juga: Anwar Usman Jadi Satu-satunya Hakim MK yang Absen Sidang Pleno, Ketua MK Ungkap Alasannya Sedang Umrah

Petugas bandara yang melihat kejanggalan kemudian melakukan pemeriksaan. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa wanita itu bukan bagian dari staf Batik Air.

Ia pun langsung diamankan sebelum memasuki proses boarding.

Meski begitu, fakta bahwa ia sempat berada di area keberangkatan membuat publik bertanya-tanya bagaimana penyamaran tersebut bisa lolos sejauh itu.

Baca Juga: Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, Arah Baru Kampus Menuju Indonesia Emas 2045

Kehebohan tidak berhenti di bandara. Media sosial semakin ramai setelah sejumlah akun besar mengunggah ulang video tersebut.

Kolom komentar dibanjiri respons dari warganet, sebagian menyoroti penampilan pelaku yang dinilai sangat meyakinkan.

Sementara lainnya mempertanyakan apakah prosedur keamanan bandara sudah berjalan sebagaimana mestinya.

Tidak sedikit pula yang menduga pelaku sudah mempelajari dengan baik cara awak kabin bergerak dan berpenampilan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Batik Air maupun otoritas bandara terkait detail lengkap motif pelaku ataupun proses pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, Arah Baru Kampus Menuju Indonesia Emas 2045

Namun, kasus ini membuka kembali diskusi publik mengenai perlunya verifikasi identitas yang lebih ketat di area akses terbatas bandara.

Mengingat tindakan penyamaran dapat menimbulkan risiko keamanan bagi penumpang maupun operasional penerbangan.

Sementara itu, warganet masih terus memperbincangkan insiden ini. Beberapa video lanjutan memperlihatkan momen ketika wanita tersebut diamankan petugas.

Baca Juga: Masih Jam Kerja, ASN di Aceh Barat Kepergok Nongkrong di Warung Kopi Saat Razia Satpol PP

Netizen bahkan menyandingkan kasus ini dengan insiden serupa yang pernah terjadi di luar negeri.

Menunjukkan bahwa impersonasi awak kabin bukan hal baru dan selalu menjadi perhatian serius otoritas penerbangan dunia.

Kasus viral ini kini tengah menjadi salah satu perbincangan paling ramai di lini masa, sementara masyarakat menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.***