POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus perundungan atau bullying di lingkungan MTs Muhammadiyah 02 Purbalingga, Jawa Tengah.
Yang mana, salah seorang siswa viral di media sosial saat sedang dianiaya oleh temannya di dalam ruang kelas.
Dalam rekaman yang beredar, tampak siswa yang menjadi korban tidak memberikan perlawanan kepada pelaku.
Sementara itu, sang pelaku justru bertindak semena-mena terhadap korban dengan melakukan berulang kali penyerangan.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @B3doel__ pada Sabtu (26/7/2025).
Dalam unggahannya, tampak jelas aksi perundungan yang dilakukan pelaku terhadap korban saat sedang berada di ruangan kelas.
Baca Juga: Topan Ginting Masih Bungkam Siapa yang Beri Perintah Terima Fee, KPK Inisiatif dari Pihak Lain
“Dugaan aksi perundungan kembali terjadi di lingkungan sekolah, kali ini terjadi di salah satu MTS Muhammadiyah di Purbalingga,” jelasnya.
Berdasarkan informasi dihimpun, insiden ini terjadi jauh sebelum para siswa libur semester pada Rabu (18/6/2025).
Di mana, saat itu sekolah disinyalir sedang mengadakan perlombaan yang melibatkan jajaran para siswa MTs Muhammadiyah 02 Purbalingga.
Baca Juga: Konflik Kamboja-Vietnam, Politikus PDIP Serukan Damai Lewat ASEAN
Namun tidak tahu kenapa, antara korban dan pelaku terlibat percekcokan yang berujung pada penganiayaan.
Diketahui, penganiayaan yang dilakukan pelaku itu tampak disaksikan oleh para murid lainnya di ruangan kelas.
Beberapa murid yang melihat insiden itu mengaku mencoba melerai aksi bullying pelaku terhadap korban.
Baca Juga: 45 Kepala Sekolah Dasar Ikuti Workshop Deep Learning Berbasis RADEC di Bandung
Namun, hal itu tidak diindahkan pelaku dan terus melakukan aksi bengisnya dengan memukul hingga menendang temannya.
Tidak heran, kasus tersebut sontak ramai disorot publik lantaran kasus bullying belakangan ini sedang marak terjadi.
“Yg kayak gini gak bisa di biarin, harus ada hukuman biar ada efek jera,” cuitan akun @ainat_alitazahran.
Baca Juga: DPRD Kota Bandung Siapkan Perda Keberagaman, Cegah Konflik SARA dan Perpecahan Sosial
“Jangan ada damai dan cabut laporan karena ini mencoreng marwah Muhamadiyah,” ketik @weiterfreax. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



