POJOKSATU.id - Sebuah kisah tak biasa viral di media sosial setelah seorang pengguna TikTok membagikan pengalaman keluarganya yang menjadi korban pencurian saat mudik Lebaran.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @deswitasari72 dan langsung menyita perhatian publik.

Bukan hanya karena aksi pencurian tetapi juga karena pelaku meninggalkan sepucuk surat yang membuat banyak orang tersentuh.

Baca Juga: Gaji, TPG, TKG, dan Tamsil April 2026 Siap Cair, Ini Rincian Penting agar Guru Tak Kehilangan Hak dan Atur Keuangan

Dalam penjelasannya, pemilik akun menyebut kejadian itu terjadi di rumah mendiang ibunya yang kini ditempati sang adik.

Saat kembali dari kampung halaman, kondisi rumah sudah berantakan meski pintu tidak dirusak.

Pelaku diduga masuk melalui loteng lalu mengacak isi rumah hingga membongkar lemari dan mengambil sejumlah barang berharga.

Baca Juga: Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Benarkah Nasib PPPK Terancam? Ini Penjelasannya

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,8 juta, termasuk uang tabungan, celengan sedekah, hingga ponsel.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan rekayasa. “Ini bukan hoaks, ini kejadian nyata. Adik saya yang mengalami langsung saat pulang ke rumah,” ujarnya.

Namun yang membuat publik ramai membicarakan adalah isi surat yang ditinggalkan pelaku.

Baca Juga: 3.500 Pasukan Tambahan Komando Pusat AS Tiba di Timteng, Tergabung Ekspedisi Marinir ke-31

Dalam narasinya, pelaku diduga mencuri karena alasan ekonomi dan ingin pulang kampung menjenguk orang tua yang sakit.

Pemilik akun juga menyampaikan bahwa keluarganya sudah mengikhlaskan kejadian tersebut, meski tetap merasa ada ganjalan karena surat tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa video itu awalnya hanya iseng dibuat, namun tak disangka menjadi viral hingga ditonton jutaan kali.

Di kolom komentar, banyak netizen memberikan doa dan dukungan.

Tidak sedikit pula yang menyayangkan tindakan pencurian, namun tetap merasa iba setelah membaca isi surat tersebut.

Baca Juga: 3.500 Pasukan Tambahan Komando Pusat AS Tiba di Timteng, Tergabung Ekspedisi Marinir ke-31

Sejumlah komentar menyebut, meski tindakan itu salah, mereka berharap pelaku bisa bertobat dan mendapatkan pekerjaan yang layak.***