POJOKSATU.id - Lagi lagi media sosial diramaikan video viral perundungan. Kali ini perundungan anak SD di Lampung.

Disebutkan bahwa perundunga anak SD di Lampung itu terjad di salah satu SD di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Dalam video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial, terlihat seorang siswi SD yang mengenakan jilbab putih tengah mendapat perundungan.

Baca Juga: Kenali Sekolah Kuliner Top Dunia Le Cordon Bleu, Ada Alumni dari Indonesia dan Segini Biaya Daftarnya!

Diduga pelaku perundungan tersebut tidak lain adalah kakak kelas korban.

Di video tersebut, korban yang mengenakan jilbab putih sudah terlihat berantakan karena ditarik tarik oleh pelaku.

Para pelaku perundungan juga jelas terlihat menyikut kepala korban.

Baca Juga: Kisah Menarik! Ini 8 Cerita Wattpad yang Berhasil Dijadikan Film dan Series

Tidak hanya itu, pelaku juga berkali-kali melontarkan kata makian kepada korban yang sangat tidak layak diucapkan.

Mirisnya, perundungan itu diduga dilakukan di dalam kelas di depan teman-teman korban.

Akan tetapi tidak ada satupun yang ada di dalam kelas tersebut menolong korban yang tak bisa berbuat apa-apa.

Baca Juga: Alpukat Sigit, Tungku Sampah Sigit

Disebutkan bahwa akibat perundungan tersebut, korban saat ini mengalami trauma berat.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu sampai tidak mau keluar rumah.

Kadisdikbud Pesawaran, Anca Martha Utama, membenarkan video perundungan anak SD di Lampung itu.

Pihaknya juga masih belum mengetahui persis dari mana asal muasal rekaman video perundungan anak SD tersebut.

Baca Juga: Santapan Hangat yang Cocok untuk Musim Hujan, Resep dan Cara Membuat Kolak Pisang di Rumah

"Nah, HP siapa yang merekam, itu masih dirunut kronologisnya," ucap Anca, dikutip Pojoksatu.id dari Radar Lampung, Kamis 30 November 2023.

Anca juga membenarkan bahwa pelaku perundungan tidak lain adalah kakak kelas korban.

“Korban ini siswi baru pindahan dari luar kota. Mungkin dalam penyesuaian dengan teman temannya. Kalau lawannya, kakak kelasnya,” bebernya.

Baca Juga: Anies-Cak Imin Siapkan Diri Hadapi Debat dengan Prabowo dan Ganjar, Sampai Lakukan Kajian

Anca menurutkan, pihaknya tidak akan tinggal diam menyelidiki kasus tersebut. Termasuk mengevaluasi guru dan sekolah.

"Tentu akan dilakukan evaluasi gurunya, pengawasan mereka seperti apa. Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Pihaknya juga bergerak cepat bersama pihak terkait untuk menangani kasus tersebut.

Baca Juga: Film Acton Thriller Believer 2 Ungkap Identitas Tersembunyi dalam Aksi Adrenalin Detektif

“Saat ini tim sudah di sekolah, dengan menghadirkan kedua orang tua, pihak sekolah dan pihak terkait. Masih proses mediasi saat ini,” tandas Anca.***