POJOKSATU.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat di transportasi publik Jakarta.
Seorang penumpang perempuan mengaku mengalami tindakan tidak pantas dari seorang pria saat tertidur di dalam bus TransJakarta rute 1A Pantai Maju–Balai Kota.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.
Baca Juga: Viral dari Honor Rp150 Ribu ke PPPK, Nazar Cak Dur Bikin Heboh Lari 7 Jam Tanpa Henti!
Dalam rekaman tersebut, korban terlihat langsung mengonfrontasi pria yang diduga melakukan pelecehan.
Korban mengungkapkan bahwa dirinya tertidur selama perjalanan.
Namun ia terbangun setelah merasakan bagian pahanya diduga disentuh oleh pria yang duduk di sebelahnya.
Baca Juga: Gaji Cuma Rp868 Ribu, Curhatan Petugas SPBU Solear Tangerang Viral dan Bikin Netizen Murka
Pria tersebut mengenakan masker hitam saat kejadian berlangsung.
Saat ditanya langsung oleh korban, pria itu membantah tuduhan pelecehan.
Ia berdalih juga dalam kondisi mengantuk dan tertidur selama perjalanan. Meski begitu, korban meyakini pria tersebut dalam keadaan sadar ketika dirinya terbangun.
Baca Juga: Padat Wisata Saat Libur Tahun Baru, Kuda Andong di Malioboro Tiba-Tiba Tumbang Diduga Kelelahan
Situasi di dalam bus pun menjadi tegang. Pria yang dituduh melakukan pelecehan terlihat bersiap turun dari bus dan berjalan menuju pintu depan.
Menyadari hal itu, korban segera meminta petugas TransJakarta menahan pintu agar pria tersebut tidak meninggalkan lokasi.
Pelaku kembali berkilah dengan alasan ingin segera turun karena harus berangkat bekerja.
Baca Juga: Lulus PPG 2025 Tanpa NUPTK, Apakah TPG Bisa Cair? Simak Dampak dan Langkah Aman Guru
Namun korban menilai alasan tersebut tidak masuk akal dan tetap mendesak petugas agar mendokumentasikan identitas pria tersebut.
Korban bahkan meminta petugas memfoto wajah pria itu tanpa masker sebagai bentuk bukti.
Aksi berani korban mendapat perhatian penumpang lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut.
Merespons viralnya peristiwa ini, pihak TransJakarta menyampaikan keprihatinan dan penyesalan.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT TransJakarta, Ayu Wardhani, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh korban jika ingin menempuh jalur hukum.
“TransJakarta sangat prihatin dan menyesalkan dugaan tindakan pelecehan yang terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di bus rute 1A,” ujar Ayu, dilansir dari instagram pojoksatu (2/1/2026).
Baca Juga: Tak Tampil Full Team Lawan Persikad, PSMS Siap Bertarung Habis-habisan di Pakansari
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan dari korban melalui pramusapa di lapangan, TransJakarta langsung berkomunikasi untuk memastikan kondisi korban pascakejadian.
“Setelah menerima laporan ketidaknyamanan dari korban, kami segera berkomunikasi untuk memastikan kondisinya,” tambahnya.
TransJakarta menegaskan komitmennya untuk menciptakan transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk saling peduli dan tidak ragu melaporkan tindakan yang mengganggu kenyamanan di dalam bus.
Kasus ini kembali menjadi sorotan publik dan memicu desakan agar pengawasan di transportasi umum diperketat, terutama untuk melindungi penumpang perempuan dari tindak pelecehan seksual.***




