POJOKSATU.id – Pencarian pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros memasuki babak baru setelah munculnya foto dan video puing-puing misterius di media sosial.
Unggahan itu pertama kali dibagikan oleh akun pendaki bernama @rezk1__, yang mengaku menemukan serpihan logam di kawasan Gunung Bulusaraung.
Wilayah yang tidak jauh dari koordinat terakhir pesawat sebelum hilang pada Sabtu siang.
Dalam video yang beredar, tampak dua kepingan besar menyerupai bagian pesawat.
Salah satunya memiliki stiker berwarna cokelat bertuliskan “FWD” dan panah label teknis yang biasanya ditemukan pada komponen pesawat bagian depan.
Unggahan ini kontan menyita perhatian publik dan mendorong spekulasi apakah serpihan tersebut berkaitan dengan hilangnya ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.
Baca Juga: Pencarian Pesawat ATR 42 yang Hilang Kontak di Maros, Berikut Data Terakhir Flightradar24
Dikutip PojokSatu.id dari Okezone.com menyebutkan bahwa warga sekitar Bulusaraung juga sempat melihat benda serupa di jalur pendakian.
Meski demikian, hingga kini Belum ada pernyataan resmi dari Basarnas maupun Kementerian Perhubungan bahwa puing-puing itu benar berasal dari pesawat yang hilang.
Sebelumnya, warga Leang-leang melaporkan suara ledakan keras dan melihat kepulan asap dari arah perbukitan pada waktu yang hampir bersamaan dengan hilangnya pesawat.
Temuan puing ini membuat laporan warga tersebut kembali menjadi perhatian.
Tim SAR gabungan kini bergerak melakukan verifikasi ke lokasi temuan.
Fokus penyisiran dilakukan di kawasan karst Bulusaraung dan perbukitan Maros–Pangkep, yang selama ini dikenal ekstrem dan sulit dijangkau.
Drone dan regu pemanjat telah dikerahkan untuk menembus area yang disebut warga dan pendaki.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada bukti yang mengonfirmasi hubungan langsung antara puing yang ditemukan dan pesawat ATR 42-500.
Baca Juga: Telat Bayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan? Ini Konsekuensi yang Wajib Diketahui Peserta
Namun, kemunculan serpihan metal yang viral tersebut kini menjadi petunjuk paling menonjol yang tengah diuji oleh tim penyelamat di lapangan.***




