POJOKSATU.id - Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti Sumatera Utara akibat banjir dan longsor, terselip sebuah kisah Viral yang menghangatkan hati banyak orang.

Saat sebagian wilayah masih terisolasi dan warga berjuang bertahan hidup tanpa pasokan makanan memadai.

Sebuah unggahan di media sosial mendadak viral karena memotret tindakan mulia seorang pemilik toko di Sibolga.

Baca Juga: Kisruh Seluma! 1.800 Honorer Terancam PHK Massal, Akibat PPPK Tahap II Mandek Total!

Unggahan itu dibagikan oleh akun bernama @marudut, yang menceritakan situasi di sebuah supermarket setempat.

Ketika banjir besar memutus akses dan membuat logistik lumpuh.

Warga yang kelaparan dan belum mendapatkan bantuan terpaksa mendatangi supermarket tersebut untuk mencari makanan.

Dalam situasi darurat seperti itu, banyak yang mengira pemilik toko akan marah atau melarang keras siapa pun memasuki tokonya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Diteriaki Warga Korban Bencana di Pandan Tapteng, Tak Ada Bantuan Pak Lapar Kami

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Menurut cerita dalam unggahan tersebut, pemilik supermarket memilih untuk membiarkan warga mengambil barang yang mereka butuhkan.

Ia bahkan menyampaikan sebuah pesan menenangkan kepada mereka: “Gak apa-apa ya, silakan saja diambil. Tapi tolong barang-barangnya jangan dirusak.”

Kalimat sederhana itu langsung menyentuh hati para warganet.

Di tengah keadaan yang membuat banyak orang memikirkan kerugian materi, pemilik supermarket ini justru memilih mengutamakan kemanusiaan.

Baca Juga: 20 PTN dengan Kuota KIP Kuliah Terbanyak, Peluang Emas Buat SNBP 2026

Keputusannya didasari pemahaman bahwa para warga telah menahan lapar selama berhari-hari dan membutuhkan bantuan segera.

Respons warganet pun membanjiri unggahan tersebut. Banyak yang mengungkapkan rasa haru dan apresiasi atas kemurahan hati sang pemilik toko.

Salah satu komentar yang menjadi sorotan bahkan menyebut bahwa tindakan itu akan mendatangkan berkah besar.

Baca Juga: PMI Karawang Kumpulkan Puluhan Kantong Darah di HUT KORPRI

Ia menuliskan kutipan firman Allah tentang balasan amal kebaikan yang dapat dilipatgandakan hingga 700 kali lipat.

Komentar tersebut semakin menegaskan bahwa perbuatan pemilik toko bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga menjadi teladan tentang empati dan keikhlasan di saat krisis.

Di tengah kekacauan akibat bencana, tindakan kecil namun tulus seperti ini memberi dampak emosional yang besar.

Baca Juga: Ratusan Honorer NTB Ternyata Tak Masuk Database, Siap-Siap Putus Kontrak!

Banyak warga yang sudah kelelahan dan kebingungan mencari cara untuk bertahan hidup merasa sangat terbantu oleh kelapangan hati sang pemilik supermarket.

Tidak sedikit pula warganet yang berharap lebih banyak orang memiliki kepekaan serupa, terutama ketika bencana datang tanpa memberi waktu untuk bersiap.

Kisah ini kemudian menyebar luas di berbagai platform sosial, menjadi pengingat bahwa kemanusiaan selalu memiliki ruang, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun.

Baca Juga: PMI Karawang Kumpulkan Puluhan Kantong Darah di HUT KORPRI

Dalam masa-masa penuh ujian seperti sekarang, tindakan sederhana yang lahir dari empati terbukti mampu memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Dan kisah ini, meski terjadi di tengah bencana, menjadi bukti bahwa kebaikan tetap hidup dan dapat menyebar hanya dengan satu keputusan untuk peduli.

Meski hingga ini belum ada konfirmasi terkait dari sang pemiliki namun hal ini bisa dijadikan sebuah pengingat bahwa para penjarah melakukan hal tersebut karena sangat amat terpaksa.***