POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus viral kembali terjadi di kawasan Palembang, Sumatera Selatan.

Yang mana, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang diduga aniaya seorang ASN Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berdasarkan informasi dihimpun, aksi penganiayaan itu dilakukan anggota DPRD Palembang Komisi III tersebut saat menggelar rapat dengan korban.

Baca Juga: ASPIRASI Sindir DPR, Gaji Naik Cepat Sementara Buruh Dipersulit

Saat rapat sedang berlangsung, kedua belah pihak, baik ASN PUPR Palembang maupun anggota dewan terlibat cekcok ketika tengah membahas persoalan sebuah proyek.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Heraloebss pada Sabtu (23/8/2025).

Dalam unggahannya, tampak jelas ASN yang bernama Ade Abdillah sedang digotong keluar dari ruang rapat.

Baca Juga: Pendidikan Digital Jadi Kebutuhan, Ini Pendidikan Internasional di Algorithmics, Gunakan Kurikulum STEM dan Pendekatan Belajar yang Relevan

Sebab, kondisi saat itu sangat tidak memungkinkan apabila keberadaan Ade tetap berada di dalam ruangan bersama pelaku.

“Diduga Kabid PUPR Palembang jadi korban pengeroyokan anggota DPRD Palembang,” cuit dalam video.

“Dari informasi di lapangan, kericuhan terjadi saat rapat bersama Komisi III (DPRD Palembang),” lanjut laporan.

Baca Juga: Bantuan Insentif Rp2,1 Juta Diberikan Langsung kepada 341 Ribu Guru Formal Non ASN Akan Berlanjut?

Tidak heran, kasus ini sontak mendapat perhatian publik lantaran aksi anggota DPRD Palembang tersebut dinilai sangat amoral.

Terlebih lagi, korban merupakan sosok pegawai pemerintah yang kurang lebih memiliki visi serupa dengan pelaku.

“Anggota Dewan biasanya arogan, verbalnya nyakitin hati kepala dinas. Wajar aja kalo skrg dapat perlawanan,” cuit @IpungLombok.

Baca Juga: Guru Bakal Terima 3 Juta Tiap 6 Bulan Melalui RAPBN 2026 Dalam Dana Pendidikan Diluar Gaji dan Tunjangan!

“Lapor ke polda Jangan ke polres, buat VISUM. Jangan ada kata DAMAI, seluruh rakyat Indonesia lagi jijik,” ketik @rafiteajk.

“Begitulah kalau Jabatan anggota DPRD diburu bukan untuk amanah kan kepentingan rakyat. Tapi untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” cuitan @WebyWiguna18. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov