POJOKSATU.id — Jagat media sosial kembali diguncang sebuah video yang memancing amarah publik.

Sebuah mobil mewah Lexus berpelat RI 25 tertangkap kamera menyerobot antrean kendaraan di Gerbang Tol Cilandak, Jakarta Selatan.

Aksi itu terekam jelas dalam beberapa unggahan pengguna Instagram dan dalam hitungan jam langsung meledak menjadi perbincangan nasional.

Baca Juga: Viral! Pipa Gas Milik Perusahaan Negara Meledak di Indragiri Hilir, Api Menjulang 15 Meter Bikin Warga Kocar-Kacir Berhamburan

Dalam rekaman yang viral, terlihat antrean kendaraan mengular rapi.

Di tengah kemacetan itu, tiba-tiba muncul sebuah Lexus putih yang langsung menyelinap masuk ke jalur paling depan tanpa peduli kendaraan lain yang sudah menunggu lama.

Pelat nomor yang menempel di bagian belakang mobil itu semakin memancing emosi publik: RI 25, nomor yang biasanya diasosiasikan dengan kendaraan pejabat negara.

Baca Juga: Viral! Pipa Gas Milik Perusahaan Negara Meledak di Indragiri Hilir, Api Menjulang 15 Meter Bikin Warga Kocar-Kacir Berhamburan

Tak heran, unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar pedas.

Warganet mempertanyakan apakah pemilik kendaraan tersebut memang pejabat negara atau hanya pihak yang sengaja memakai pelat khusus demi mendapatkan jalur istimewa.

Banyak yang menyebut aksi itu sebagai bentuk arogansi di jalan raya.

Di tengah kegaduhan ini, pihak kepolisian akhirnya buka suara.

Baca Juga: Psikologi Universitas Jambi Tembus 20 Besar Nasional Versi EduRank 2025, Peringkat 3 Terbaik di Sumatera

"Untuk peristiwa tersebut kita masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait benar tidaknya kendaraan tersebut itu milik atau dikuasai instansi tersebut,"

"Terkait NRKB STNK/TNKB yang terpasang di mobil mewah Lexus dengan kode registrasi RI 25 palsu atau asli"

"dapat dikonfirmasi ke instansi terkait apakah memiliki kendaraan tersebut," ucapnya.

ujarnya dikutip pojoksatu.id dari antara news 2/1/2026

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie, menegaskan bahwa pihaknya telah memeriksa data kendaraan tersebut.

Baca Juga: Viral! Pipa Gas Milik Perusahaan Negara Meledak di Indragiri Hilir, Api Menjulang 15 Meter Bikin Warga Kocar-Kacir Berhamburan

serta memastikan bahwa mobil itu memang terdaftar dengan nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) menggunakan kode RI.

Namun begitu, polisi menegaskan belum bisa memastikan apakah pelat RI 25 tersebut benar-benar digunakan oleh pejabat yang berwenang.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa saat mereka mengecek rekaman CCTV di Gerbang Tol Cilandak pada waktu yang disebut dalam video.

Baca Juga: Psikologi Universitas Jambi Tembus 20 Besar Nasional Versi EduRank 2025, Peringkat 3 Terbaik di Sumatera

Tidak ditemukan kondisi antrean padat seperti yang viral.

Hal ini membuat penyelidikan harus dilakukan lebih dalam, termasuk kemungkinan video direkam pada waktu berbeda dari klaim yang beredar.

Meski begitu, polisi memastikan bahwa mereka akan memanggil pihak yang terkait dengan kendaraan tersebut setelah mendapatkan konfirmasi resmi.

Baca Juga: Psikologi Universitas Jambi Tembus 20 Besar Nasional Versi EduRank 2025, Peringkat 3 Terbaik di Sumatera

Hingga saat ini, belum ada tindakan hukum yang dijatuhkan.

Sementara itu, pakar lalu lintas menyoroti kasus ini sebagai cerminan kekacauan etika berkendara.

Penggunaan pelat khusus, apalagi pelat yang membawa embel-embel RI, sering kali menimbulkan persepsi bahwa penggunanya memiliki hak istimewa.

Padahal, aturan lalu lintas berlaku untuk semua pengendara tanpa kecuali.

Publik pun makin geram karena dugaan bahwa pelat tersebut merupakan pelat dinas justru membuat kasus ini bertambah sensitif.

Baca Juga: Viral! Pipa Gas Milik Perusahaan Negara Meledak di Indragiri Hilir, Api Menjulang 15 Meter Bikin Warga Kocar-Kacir Berhamburan

Jika benar kendaraan tersebut milik pejabat negara, tak sedikit yang berharap pemerintah memberikan klarifikasi terbuka untuk menjaga kepercayaan publik.

Jika ternyata bukan pejabat, maka dugaan penggunaan pelat palsu atau disalahgunakan bisa menjadi kasus serius.

Video viral itu kini menjadi simbol kekesalan publik terhadap perilaku tidak tertib di jalan raya, terutama ketika dilakukan oleh pihak yang dianggap memiliki kekuasaan.

Baca Juga: Viral! Pipa Gas Milik Perusahaan Negara Meledak di Indragiri Hilir, Api Menjulang 15 Meter Bikin Warga Kocar-Kacir Berhamburan

Banyak warganet mengingatkan agar semua pengendara, tanpa memandang jabatan, tetap mematuhi aturan dan menghormati pengguna jalan lainnya.***