POJOKSATU.ID- Kembali viral video perselingkuhan seorang pramugari dengan pria yang sudah berkeluarga. Video tersebut viral di media sosial dan grup WhattsApp.

Pramugari tersebut berinisial Y, sementara prianya berinisial A yang merupakan pelatih fitnes.

Istri sah melalui kuasa hukumnya Raynaldo Rajagukguk, telah melaporkan pramugari tersebut ke Polda Metro Jaya yang teregistrasi dengan LP/B/7550/X//2023/SPKT pada 16 Desember 2023.

Baca Juga: The Daddies Tembus 16 Besar Malaysia Open 2024, Bagaimana Nasib MD Indonesia Lainnya?

"Iya benar, kita sudah melaporkan ke Polda Metro Jaya. Kasus ini sedang ditangani oleh pihak berwajib," kata Raynaldo kepada wartawan, Rabu (10/1/2024).

Raynaldo juga membenarkan suami yang dilaporkan istrinya itu benar berselingkuh dengan oknum Pramugari.

"Suaminya adalah seorang Coach Fitnes dan kalau perempuan selingkuhannya seorang Pramugari," ungkapnya.

Baca Juga: Tarif Puskesmas di Kota Bandung Naik, Pemkot Pastikan Peserta BPJS dan UHC Tak Terpengaruh

Meski demikian, Raynaldo Rajagukguk belum mau menyebut secara detil identitas pramugari tersebut.

Pasalnya, kasus dugaan perselingkuhan atau perzinahan itu kini masih dalam proses pemeriksaan.

"Sudah diproses ya sama Polda Metro Jaya, entar ada saatnya kita sampaikan kepada publik identitas pramugari," ujarnya.

Seperti diketahui, kasus perselingkuhan seorang pramugari bukan kejadian pertama kalinya.

Baca Juga: Ifa Faizah Sosok Wanita Istiqamah Dalam Bangun Pendidikan

Akan tetapi, baru- baru ini seleb TikTok Ira Nandha membongkar kabar viral soal perselingkuhan suaminya Elmer Syaherman yang seorang pilot Citilink dengan pramugari di maskapai yang sama.

Berdasarkan informasi yang dimuat dalam akun Instagram pribadinya, Ira Nandha menciduk sang suami telah berkali-kali melakukan perbuatan menyimpang tersebut.

PT Citilink Indonesia pun sudah buka suara terhadap kabar viral tersebut. Head of Corporate Secretary & CSR Division Citilink Indonesia Haza Ibnu Rasyad mengatakan, pihak maskapai bakal memanggil pelaku untuk dimintai keterangan.

"Mengenai isu yang beredar, maka kami dari manajemen akan melakukan pemanggilan terhadap pegawai yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Haza dalam informasi tertulis, Sabtu (30/12/2023).  ***