POJOKSATU.id, JAKARTA— Kantor Pengacara Hotman Paris di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, di datangi puluhan pendemo pada Senin siang (20/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan massa ini diduga terkait pilihan Hotman Paris yang berkenan menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang tersangkut dugaan TPPU dan korupsi.

Massa yang datang juga membawa bendera bertuliskan “Aktivis Connection”.

Diketahui, Kantor Law Firm Hotman Paris & Partners ini berlokasi di Komplek Rukan The Kensington Commercial, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca Juga: Mensesneg Minta Hotman Paris Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Presiden

Kehadiran para demonstran menarik perhatian masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas di Jalan Boulevard Raya.

Video ini juga viral di Instagram seperti diunggah @infojkt24 dan juga Instagram @gadinglyfe, Senin 20 Juli 2026.

“Aksi unjuk rasa di kantor pengacara Hotman Paris yang berlokasi di komplek Rukan The Kensington Commercial di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/7),” tulis akun Instagram @infojkt24.

Massa yang tergabung dalam kelompok Aktivis Connection ini datang dengan membawa berbagai atribut, seperti bendera, spanduk, hingga sebuah mobil komando yang digunakan untuk menyampaikan orasi.

Baca Juga: Hotman Paris Lanjut Berseteru dengan Anaknya, Bantah Tuduhan Ambil Angpao Pernikahan Fritz

"Tolak pembodohan publik dan narasi sesat advokat Hotman Paris. Hukum harus berdasarkan bukti, bukan pamer kekayaan dan sensasi. Tegakkan hukum, basmi advokat pembela koruptor perusak NKRI," tulis tuntutan pendemo di spanduk yang mereka bawa mengutip unggahan Ig @gadinglyfe.

Salah satu orator juga menyinggung pernyataan Hotman Paris soal pemeriksaan harus seizin Presiden.

“Ada oknum di lingkaran presiden tidak boleh disentuh, tapi dalam kerangka penegakan hukum harus meminta izin presiden. Tidak begitu cerita. Betul. Betul tidak kawan-kawan,” kata orator berbaju hitam dari mobil komando.

Orator ini juga menyebut Hotman sedang mem-branding dirinya di media sosial.

"Beliau yang kami lihat hari ini sedang mem-branding diri di media sosial," katanya. 

Sementara akun @gadinglyfe menyebut demo ini dilakukan Senin siang.

“Pantauan sekitar jam 15 Senin 20 Juli 2026,” tulis unggahan ini.

Dalam orasinya, para demonstran menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penegakan hukum di Indonesia.

Selain menyampaikan kritik terhadap narasi yang berkembang di ruang publik, massa juga mendesak agar aparat penegak hukum tetap bekerja secara profesional dan independen.

Mereka berharap seluruh proses hukum dapat berjalan berdasarkan fakta dan alat bukti yang valid sehingga mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan.***