POJOKSATU.id - Media sosial mendadak heboh setelah beredar video seorang kepala desa di Sragen, Jawa Tengah, nekat mandi air lumpur di tengah jalan rusak parah.
Aksi yang dilakukan Kepala Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, itu viral usai diunggah akun TikTok @hafidsajah02 dan langsung memicu banjir komentar.
Dalam video, sang kades tampak menceburkan diri ke genangan air kotor di ruas jalan yang sudah lama dikeluhkan warga.
Baca Juga: Satu Dekade Berdiri, Scoopy Tasikmalaya Rayakan Anniversary ke-10 dengan Tema 'Bersama Satu Hati'
Aksi ekstrem itu ternyata bentuk protes keras lantaran jalan tersebut tak kunjung diperbaiki meski sudah bertahun-tahun rusak.
Sang kades menjelaskan alasan di balik aksinya.
Ia mengungkap bahwa anggaran perbaikan jalan sebesar Rp1 miliar hilang akibat refocusing, dan di APBD Penetapan 2026 tidak ada alokasi untuk pembangunan jalan itu.
Baca Juga: Korban Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita Terus Bertambah, Nilainya Makin Fantastis
“Ternyata anggaran Rp1 miliar terkena refocussing dan akhirnya hilang. Di APBD 2026 juga tidak ada anggaran."
"Saya sudah tidak kuat dengan cemooh warga karena banyak yang terjatuh saat melewati jalan itu,” ujarnya dikutip pojoksatu.id dari solopos.com 20/1/2026
Jalan rusak sepanjang sekitar 7 kilometer itu memang telah lama menjadi sorotan.
Baca Juga: Kabar Baik! KIP Kuliah 2026 Dibuka untuk Lulusan 2024–2026, Ini Syarat Lengkapnya
Selain rawan kecelakaan, beberapa warga dilaporkan terjatuh, bahkan sebuah truk pernah terguling akibat kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang.
Tak heran jika video aksi mandi lumpur tersebut langsung viral.
Banyak netizen menyebut sang kades “berani” dan “nekat”, bahkan sebagian mendukung aksinya karena dianggap mewakili kekecewaan masyarakat.
Ada pula yang menduga anggaran jalan tak turun dari pihak di atas sehingga desa tak bisa berbuat banyak.
Baca Juga: Jangan Salah Waktu! SKTM untuk KIP Kuliah Ternyata Cuma Berlaku 3 Bulan, Ini Penjelasannya
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait soal hilangnya anggaran maupun rencana perbaikan jalan tersebut.
Warga pun berharap aksi viral ini akhirnya membuka mata para pemangku kebijakan untuk segera turun tangan.***




