POJOKSATU.ID- Sebuah video amatir memperlihatkan sejumlah orang sedang menggelar pengajian dekat dengan rel kereta api.
Pengajian tersebut merupakan maulid akbar yang digelar di Pekalongan pada hari Senin, 14 Oktober 2024.
Membludaknya jamaah, membuat sebagian orang harus mencari tempat di luar tenda.
Karena lokasi yang dekat dengan perlintasan kereta api, mereka berdiri terlalu dekat dengan rel.
Hingga akhirnya ada kereta api yang melintas dengan kecepatan cukup tinggi, tapi tak membuat mereka menjauh dari rel.
Mereka tetap diam di tempat meskipun masinis telah memberi peringatan klakson panjang.
Dalam video itu, terlihat dengan jelas jarak antara kereta api dan wajah para jamaah hanya sekitar 30 cm.
Terlihat mereka tak merasa takut dan seperti sudah terbiasa dengan hal ini
Ternyata acara yang digelar dekat dengan rel kereta api ini memang rutin diadakan setiap tahunnya.
Banyak warganet yang menyayangkan hal ini karena meskipun sudah terbiasa, tapi perilaku tersebut seharusnya tak dibiasakan karena dapat mengancam nyawa.
Dalam video lainnya, terlihat petugas perlintasan kereta api disibukkan untuk mengatur para jamaah yang berdiri dekat rel.
Kereta api yang hampir lewat setiap jamnya terpaksa menurunkan kecepatannya ketika melintasi lokasi Maulid Akbar agar menghindari adanya korban jiwa.
Polres Pekalongan juga turun untuk mengatur para jamaah yang masih saja bandel berdiri terlalu dekat dengan rel.
Beruntung hingga acara selesai, tak ada korban jiwa dalam Maulid Akbar di Pekalongan yang dipimpin oleh pemuka agama ternama.
Video yang diunggah oleh akun Instagram Kabar Pelita ini, dibanjiri dengan berbagai komentar menarik dari warganet.
Seorang warganet menyebut bahwa agama tidak pernah mempersulit dan membahayakan umatnya.
Baca Juga: Babe Haikal Hassan Dipanggil Prabowo Calon Wamen, Keluar Bareng Eddy yang Pernah Tersangka KPK
Ia mempertanyakan penanggungjawab acara tersebut agar bisa lebih memikirkan tempat yang lebih aman karena acara ini digelar setiap tahun.
Warganet lain mengomentari hal tersebut dengan candaan, bahwa hal tersebut mungkin cara mereka untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan.
Hingga akhirnya jarak kereta api dan tubuh mereka terlampau dekat, sehingga bisa merenggut nyawanya.
Selain itu, ada seorang warganet yang mengaku jadi panitia memberikan klarifikasi terkait video viral ini.
Dikatakan bahwa lokasi panggung acara ke rel kereta api sebenarnya cukup jauh, hanya saja para jamaah susah untuk diatur.
Baca Juga: Tips Berkendara Aman: Pentingnya Postur dan Kontrol Motor untuk Kenyamanan di Jalan
Dijelaskan juga acara tersebut digelar di depan gang rumah seorang pemuka agama ternama yang memiliki acara, sehingga tak mungkin tempatnya dipindahkan.
Ia mengatakan bahwa pihak keamanan yang tergabung dalam segala unsur telah berusaha semaksimal mungkin agar para jamaah tak ada sesuatu yang tidak diinginkan.
Bahkan mereka sampai membentuk pagar hidup di dekat rel untuk mengamankan supaya tak ada jamaah yang terlalu dekat dengan perlintasan kereta api.
Namun, tindakan seperti ini tidak patut dicontoh dengan alasan apapun, karena perlintasan kereta api harus steril dari segala sesuatu agar tak ada lagi kecelakaan yang merenggut korban jiwa. ***




