POJOKSATU.id - Pemadaman listrik massal yang sempat melanda sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis 9/4/2026 mendadak jadi perbincangan luas.
Bukan hanya karena dampaknya yang melumpuhkan aktivitas, tetapi juga dikaitkan dengan ramalan yang sebelumnya sempat disampaikan oleh Darma Pongrekun.
Ramalan yang akan terjadinya padam listrik selama 7 hari.
Baca Juga: Viral Jakarta Gelap Mendadak! MRT Lumpuh Total, Penumpang Sempat Terjebak di Dalam Kereta
Di tengah ramainya spekulasi tersebut, PLN memastikan bahwa kejadian ini murni disebabkan gangguan teknis, bukan hal lain di luar sistem kelistrikan.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika menjelaskan gangguan terjadi pada sistem distribusi yang berdampak ke beberapa wilayah.
"Terjadi gangguan suplai listrik di beberapa wilayah Jakarta yang bersumber dari beberapa Gardu Induk (GI)," ujar Haris dalam keerangan resmi dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos 9/4/2026.
Baca Juga: Ratusan Honorer Serbu Kantor Bupati Donggala! Tuntut Jadi PPPK dan Gaji 3 Bulan yang Belum Dibayar
Gangguan tersebut membuat pasokan listrik terhenti sementara dan berdampak pada berbagai sektor, termasuk transportasi publik seperti MRT yang sempat berhenti beroperasi.
Meski demikian PLN bergerak cepat melakukan penanganan.
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap hingga seluruh sistem kembali normal pada malam hari.
Baca Juga: Kolaborasi Berlanjut, bank bjb Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI
"100% menyala, PLN pastikan seluruh wilayah yang mengalami gangguan suplai dari Gardu Induk telah kembali normal pada pukul 20.00 WIB," ujarnya.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana satu gangguan teknis dapat memicu efek luas di kota besar seperti Jakarta.
Sementara itu, kaitan dengan ramalan lebih banyak menjadi perbincangan di media sosial, bukan bagian dari fakta teknis yang terjadi di lapangan.***




