POJOKSATU.ID - Viral sebuah video memperlihatkan seorang pria mengadu kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. 

Pria tersebut mengaku menjadi korban salah tangkap oleh oknum aparat kepolisian di Cianjur, Jawa Barat. 

Dalam video yang beredar di TikTok, pria tersebut tampak mengalami luka di wajah dan menyampaikan keluh kesahnya kepada orang nomor satu di Jabar itu. 

Baca Juga: Mendikdasmen Teken Aturan Baru, Guru ASN Bisa Dapat Rp750 Ribu Tambahan Setiap Tiga Bulan

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @E.suherlicianjur, pria tersebut secara emosional menyampaikan permintaan bantuan karena merasa telah menjadi korban kekerasan dan perlakuan tidak adil dari aparat.

"Pak Dedi, tolongin saya, saya korban kekerasan (oknum) anggota polisi, salah tangkap," ujar pria tersebut sambil menunjukkan wajahnya yang lebam dikutip Senin (9/6/2025). 

Baca Juga: Guru PPPK yang Sudah Honorer 8 Tahun Bisa Jadi Kepsek, Dirjen GTK Nunuk Suryani Beri Penjelasan

Dengan suara bergetar, ia melanjutkan "Tolongin saya pak Dedi, muka saya rusak pak. Saya mau minta tolong ke siapa lagi, saya tidak berani."

Pernyataan itu sontak memicu reaksi luas dari warganet.

Banyak pengguna media sosial yang menyatakan simpati terhadap pria tersebut dan mengecam dugaan tindakan kekerasan oleh aparat.

Baca Juga: Sosok Lana Saria, Komisaris PT Gag Nikel Ramai Disorot Terkait Aktivitas Tambang di Raja Ampat Ternyata Staf Ahli Menteri ESDM

Mereka juga berharap agar kasus tersebut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Menanggapi ramainya perbincangan di dunia maya, Polres Cianjur segera memberikan klarifikasi.

Melalui kolom komentar di unggahan yang viral tersebut, pihak Polres menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh bagian Profesi dan Pengamanan (Sipropam).

Baca Juga: Dipicu Tuak, Penganiayaan di Teluk Panji Labusel Tewaskan 1 Orang, 4 Luka-Luka

"Terima kasih atas informasinya. Saat ini Polres Cianjur melalui Sipropam Polres Cianjur sudah menindaklanjuti secara tegas permasalahan ini," tulis Polres Cianjur di kolom komentar.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa oknum yang diduga melakukan pelanggaran sudah diperiksa dan ditempatkan secara khusus untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Gag Nikel Tegaskan Tak Ganggu Geopark Raja Ampat, Komit Penuh pada Tambang Ramah Lingkungan

"Sudah melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelanggar secara intensif serta sudah menempatkan para terduga pelanggar di penempatan khusus Polres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," demikian keterangan resmi dari Polres Cianjur. ***