POJOKSATU.id - Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat seorang pria diduga preman viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Medan Binjai dan memicu kemarahan publik.
Awalnya, suasana di toko grosir itu terlihat normal. Aktivitas jual beli berjalan seperti biasa tanpa tanda-tanda gangguan.
Baca Juga: Polri Luncurkan Layanan Pembuatan Laporan Polisi dan Laporan Kehilangan
Namun situasi berubah ketika seorang pria datang dan meminta uang sebesar Rp250 ribu kepada pemilik toko.
Pria tersebut mengaku berasal dari sebuah organisasi dan menyebut uang itu sebagai uang keamanan.
Ia bahkan menjelaskan bahwa nominal tersebut merupakan akumulasi pembayaran selama lima bulan, dengan rincian Rp50 ribu per bulan.
Permintaan itu langsung ditolak oleh pihak toko. Mereka menilai pungutan tersebut tidak resmi dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
Penolakan itu membuat pria tersebut tersulut emosi, ketegangan pun meningkat. Pelaku mulai mengancam dan berbicara dengan nada tinggi.
Tak berhenti di situ, ia kemudian mengambil botol berisi bensin yang berada di sekitar lokasi dan menyiramkannya ke dalam toko, termasuk ke area barang dagangan.
Baca Juga: Gawat! YouTube dan Roblox Terancam Disanksi Pemerintah, Komdigi Sebut Mereka Belum 'Nurut'
Situasi seketika berubah mencekam, bau bensin menyebar dan membuat orang-orang di sekitar panik.
Pelaku bahkan sempat mencoba menyalakan korek api, yang berpotensi memicu kebakaran besar.
Beruntung aksi tersebut berhasil digagalkan oleh seorang pria lain yang dengan cepat menahan pelaku.
Jika terlambat sedikit saja, dampaknya bisa jauh lebih fatal. Video ini pun memicu reaksi keras dari netizen.
Banyak yang mendesak aparat kepolisian segera bertindak karena aksi tersebut dinilai sangat membahayakan dan meresahkan pedagang.***




