POJOKSATU.ID - Momen tak terduga terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memergoki sekelompok pelajar yang kedapatan bolos sekolah di tengah jam pelajaran.
Para siswa tersebut diketahui menumpang sebuah truk di jalanan, diduga hendak menghabiskan waktu di luar sekolah.
Alih-alih menegur dengan nada keras atau penuh amarah, Dedi Mulyadi justru memilih pendekatan yang berbeda.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
Ia hanya menyapa para pelajar tersebut dengan nada halus dan tenang. Namun, reaksi yang muncul justru di luar dugaan.
Dalam video yang diunggah melalui akun resmi @dedimulyadiofficial, terlihat para pelajar yang semula berkerumun mendadak panik.
Begitu menyadari sosok yang menyapa mereka adalah orang nomor satu di Jawa Barat, anak-anak tersebut langsung berhamburan kabur meninggalkan lokasi.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi dari warganet.
Banyak yang menganggap momen itu sebagai adegan lucu sekaligus ironis, menggambarkan bagaimana wibawa seorang pemimpin bisa membuat pelajar yang bolos sekolah merasa gentar, meski tanpa dimarahi.
Dalam rekaman tersebut, Dedi Mulyadi tampak tidak mengejar atau memarahi para pelajar yang kabur.
Baca Juga: Alasan Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil Jadi Pertanyaan Publik, PA Bandung Buka Suara!
Sikapnya justru menuai pujian karena dinilai menunjukkan gaya kepemimpinan yang lebih mengedepankan pendekatan edukatif dibandingkan represif.
Sejumlah warganet menilai kejadian itu menjadi potret nyata masih adanya pelajar yang nekat meninggalkan sekolah di jam belajar.
Di sisi lain, momen tersebut juga dianggap sebagai pengingat pentingnya peran pemimpin dalam memberikan teladan dan pendekatan yang membangun.
Baca Juga: Resbob Ditangkap di Jawa Timur, Drama Pelarian YouTuber yang Hina Suku Sunda Masuki Babak Baru
“Belum apa-apa sudah kabur, padahal cuma disapa,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar.
Ada pula yang menyebut bahwa sikap Dedi Mulyadi mencerminkan figur pemimpin yang dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda.
Dedi Mulyadi sendiri dikenal kerap membagikan aktivitasnya di lapangan melalui media sosial.
Baca Juga: Viral! Orang Tua Protes Keras, Murid Diduga Diberi Nilai Jelek karena Tak Ikut Les Rp250 Ribu
Mulai dari menyapa warga, menegur pelanggaran dengan cara santun, hingga memberi nasihat langsung kepada masyarakat.
Gaya kepemimpinan seperti ini sering kali mendapat perhatian publik karena dinilai lebih membumi.
Kejadian pelajar bolos yang langsung kabur tersebut pun memicu diskusi soal pola pembinaan anak-anak usia sekolah.
Baca Juga: 1.022 Meninggal, 206 Hilang, Majelis Ulama Aceh Desak Prabowo Tetapkan Bencana Nasional di Sumatera
Banyak yang berharap pendekatan persuasif seperti ini bisa menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran, bukan sekadar memberi hukuman.
Hingga kini, video tersebut masih ramai dibicarakan dan dibagikan ulang di berbagai platform media sosial.
Momen singkat itu dianggap berhasil menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin, sekaligus menjadi cermin bagi dunia pendidikan dan orang tua untuk lebih memperhatikan perilaku anak-anak di luar sekolah.***




