POJOKSATU.id–Sebuah kisah haru sekaligus viral datang dari Banyuwangi.
Seorang honorer bernama Abdurrahman, atau akrab disapa Cak Dur.
Menjadi sorotan setelah tindakannya yang tidak biasa muncul usai dirinya resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Baca Juga: Gaji Cuma Rp868 Ribu, Curhatan Petugas SPBU Solear Tangerang Viral dan Bikin Netizen Murka
Selama 17 tahun bekerja sebagai penjaga sekolah, Cak Dur menjalani masa pengabdian yang tidak mudah.
Gaji awalnya hanya Rp150 ribu per bulan ketika mulai bertugas pada 2008.
Jumlah itu bahkan sering kali tak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun dengan tekad kuat dan kesetiaan pada pekerjaannya.
Baca Juga: Padat Wisata Saat Libur Tahun Baru, Kuda Andong di Malioboro Tiba-Tiba Tumbang Diduga Kelelahan
Ia terus menjalani rutinitas membersihkan halaman sekolah, menjaga keamanan lingkungan, hingga mengerjakan apa pun yang diminta tanpa keluhan.
Momen besar akhirnya datang pada penghujung 2025. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menetapkan ratusan honorer sebagai PPPK Paruh Waktu.
Salah satu nama dalam daftar itu adalah Abdurrahman. Begitu namanya dipanggil untuk menerima SK, suasana haru pecah.
Baca Juga: Gaji Cuma Rp868 Ribu, Curhatan Petugas SPBU Solear Tangerang Viral dan Bikin Netizen Murka
Beberapa rekan kerjanya tak dapat menahan air mata, terlebih mereka tahu persis bagaimana perjalanan panjang dan berat yang telah dilalui pria tersebut.
Namun reaksi Cak Dur justru mengejutkan semua orang. Alih-alih pulang merayakan kabar bahagia bersama keluarga.
Ia memilih melakukan sesuatu yang sejak lama menjadi nazarnya: berlari puluhan kilometer sebagai bentuk rasa syukur.
Tidak tanggung-tanggung, Cak Dur langsung memulai aksi lari dari kantor pemerintahan menuju kampung halamannya dengan jarak total sekitar 52 kilometer.
Ia berlari selama hampir 7 jam, menembus terik matahari, tanjakan, dan jalan pedesaan yang panjang.
Baca Juga: Gaji Cuma Rp868 Ribu, Curhatan Petugas SPBU Solear Tangerang Viral dan Bikin Netizen Murka
Warga yang melihatnya berlari sempat terperangah.
Beberapa orang mengira ia sedang mengikuti lomba marathon, namun setelah mengetahui ceritanya.
mereka justru memberikan semangat serta beberapa warga bersorak di pinggir jalan.
Cak Dur sempat berhenti beberapa kali hanya untuk minum dan merendam kepala dengan air. Namun sisanya, ia berlari tanpa mengeluh.
Baca Juga: Lulus PPG 2025 Tanpa NUPTK, Apakah TPG Bisa Cair? Simak Dampak dan Langkah Aman Guru
Kisahnya pun menyebar cepat di media sosial. Banyak warganet merasa emosional membaca perjalanan hidupnya.
Aksi lari 52 km itu bukan sekadar bentuk syukur. Bagi Cak Dur, itu adalah simbol bahwa perjuangan panjang dengan gaji minim kini terbayar lunas.
Ia menyebut SK PPPK sebagai hadiah terbesar sepanjang hidupnya selain keluarganya.
Pemerintah setempat juga memberikan apresiasi.
Baca Juga: Gaji Cuma Rp868 Ribu, Curhatan Petugas SPBU Solear Tangerang Viral dan Bikin Netizen Murka
Mereka menilai semangat Cak Dur adalah cermin dedikasi para tenaga honorer yang selama ini mengisi banyak posisi penting di sekolah dan fasilitas publik.
Pengangkatan PPPK ini diharapkan menjadi langkah untuk memberi perlindungan kerja yang lebih manusiawi.
Kini, setelah resmi berstatus PPPK, Abdurrahman kembali bekerja dengan wajah baru lebih tenang, lebih percaya diri, dan seperti kata rekan kerjanya lebih bersinar dari sebelumnya.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian, sekecil apa pun, pasti memiliki jalan menuju pengakuan.
Baca Juga: Viral Gibran Tantang Narasi 'IKN Kota Hantu', Ajak Mahasiswa Lihat Fakta Langsung di Lapangan!
Dan bagi Cak Dur, jalan itu ditempuh dengan kaki yang terus berlari hingga 52 kilometer.***




