POJOKSATU.ID — Sebuah video yang beredar luas di media sosial dan ditayangkan oleh stasiun televisi menjadi sorotan publik.
Video tersebut merekam aksi seorang anggota kepolisian yang berdiri di barisan depan, tepat di depan massa demonstran, di Kwitang, Jakarta Pusat.
Dalam situasi yang tegang, di mana petugas kepolisian lain membentuk barikade, polisi tersebut terekam dengan jelas mengacungkan jari tengah ke arah demonstran.
Perilaku ini memicu kemarahan publik.
Baca Juga: Daftar Pejabat di Tengah Badai Demonstrasi Dikabarkan Kabur Singapura hingga Aysik di Mal
Alih-alih meredam situasi atau bertindak sebagai pengayom masyarakat, oknum polisi ini justru melakukan gestur yang sangat provokatif dan tidak terpuji.
Tindakan tersebut dinilai sangat bertolak belakang dengan tugas dan fungsi aparat keamanan yang seharusnya menjaga ketertiban dan ketentraman.
Gestur mengacungkan jari tengah yang dikenal sebagai simbol penghinaan, sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang aparat di tengah situasi genting.
Sikap ini bukan hanya menunjukkan ketidakprofesionalan petugas, tetapi juga bisa memicu reaksi balasan yang lebih besar dari massa, yang berpotensi memicu kerusuhan.
Baca Juga: Aksi Demo di Depan Gedung DPR Mulai Ricuh, Polisi Halau Massa dengan Menembakan Water Canon
Pihak kepolisian sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Namun, desakan publik agar oknum tersebut ditindak tegas semakin menguat.
Kasus ini menjadi pukulan telak bagi institusi kepolisian, yang terus berupaya membangun kembali citra positif di mata masyarakat.
Sikap seperti ini bukan hanya merusak kepercayaan, tetapi juga mengkhianati amanah yang diberikan oleh negara.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




