POJOKSATU.ID- Pengamat Intelijen, Stanislaus Riyanta membeberkan motif insiden anggota Paspampres atau TNI yang telah menewaskan pemuda asal Aceh, Imam Masykur perihal kasus penculikan.

Motif yang dilakukan tiga anggota TNI itu tak berhenti atas pengakuan ketiganya, namun motifnya harus digali lebih mendalam lagi.

"Terkait motif memang harus digali lebih dalam lagi," kata Stanislaus saat dihubungi pojoksatu.id, Senin, 28 Agustus 2023.

Baca Juga: Ibunda Adila Jelita Ungkap Indra Bekti Tak Punya Kekayaan, Hanya Utang hingga Rumah Disita Bank

Menurut Stanislaus, alasan pihaknya meminta motif oknum anggota TNI tersebut harus digali lebih dalam lagi, tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi tudingan-tudingan miring terhadap institusi TNI.

"Supaya menghindari prasangka yang tidak perlu," ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, yang paling penting dalam kasus tiga oknum TNI itu, bagaimana proses hukum terhadap para pelaku dilakukan penindakan secara tegas.

Baca Juga: Kesaksian Sepupu Saat Imam Diculik Oknum Paspampres dan 2 Anggota TNI, 'Kami Anggota Jangan Halangi Kami'

"Tapi yang paling penting adalah respon dari Paspampres/TNI yang bertindak tegas dengan proses hukum terhadap oknum. Ini yang perlu dikawal sehingga masalah ini bisa tuntas," tegasnya.

Seperti diketahui, seorang warga sipil berinisial IM (25 tahun) harus kehilangan nyawanya usai diculik dianiaya hingga tewas oleh oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Prama RM.

Peristiwa penculikan pria asal Desa Mon Kelayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh itu terjadi pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023 lalu di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Komisi III DPR Minta Anggota Paspampres Terlibat Penculikan Dihukum Berat, Netizen Langsung Singgung Sambo

Dari kesaksian warga, pelaku penculikan berjumlah sekitar tiga orang. Para pelaku datang langsung membawa pergi korban menggunakan mobil secara paksa. Kemudian rentang waktu pukul 19.00 WIB-20.00 WIB.

Teranyar, tiga anggota TNI telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya pemuda asal Aceh, Imam Masykur.

Kasus pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi oleh persoalan ekonomi. Para pelaku diduga mengharapkan uang tebusan dari aksi menculik Imam.

"Motifnya) yang tebusan," kata Danpomdam Jaya Jayakarta, Kolonel Ckm Irsyad Hamdie Bey Anwar..***