POJOKSATU.id - Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar, untuk sementara, membuat Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi koalisi besar.
Pasalnya, bergabungnya PAN dan Golkar ke KKIR itu berarti ada 4 partai politik parlemen yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2024.
Sebelumnya, KKIR yang mengusung Prabowo Subianto digawangi Partai Gerindra dan PKB saja.
Baca Juga: Gara-gara Tidak Dibelikan HP Remaja Ini Ngambek dan Lari ke Hutan, Begini Kondisinya
Dengan demikian, sampai sejauh ini sudah ada 3 bakal capres yang sudah muncul.
Ketiganya adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Sampai sejauh ini, Ganjar Pranowo yang jadi capres PDI Perjuangan juga mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca Juga: Jadi Brand Ambassador Produk Indonesia, Ini Deretan 5 Grup Kpop yang Sukses Meningkatkan Brandingnya
Sebelumnya PPP tergabung dalam Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang digawangi bersama Partai Golkar dan PAN.
Dengan bergabungnya PAN dan Golkar ke KKIR, maka secara otomatis KIB dinyatakan bubar secara otomatis.
Sedangkan Anies Baswedan diusung 3 parpol parlemen yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS yang membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Baca Juga: Neymar Selangkah Lagi Hijrah ke Al Hilal, Belum Deal Tapi Negosiasi Sudah Hampir Rampung
Berdasarkan kekuatan kursi di parlemen, dengan peta koalisi saat ini, dukungan kepada Prabowo Subianto menjadi yang terbesar.
Di posisi kedua disusul kekuatan parlemen yang mendukung Anies Baswedan.
Sementara Ganjar Pranowo jadi capres dengan dukungan parlemen terkecil atau ada di posisi ketiga.
Meskipun PDI Perjuangan punya kursi terbanyak di parlemen saat ini dan merupakan parpol pemenang di Pemilu 2019 lalu.
Baca Juga: Sukses di Dunia Akting, Intip Hebatnya Member Grup K-Pop Idol 2PM yang Menjadi Aktor
Dengan total kursi parlemen yang dimiliki parpol KKIR, berjumlah 265 kursi.
Rinciannya, Gerindra 78 kursi, PKB 56 kursi, Golkar 128 kursi, dan PAN 44 kursi.
Sementara koalisi pengusung Anies Baswedan memiliki total 164 kursi parlemen saat ini.
Baca Juga: 5 Tips Menabung Jutaan dalam Hitungan Bulan untuk Nonton Konser, Bisa Mulai dari Sekarang!
Dengan rincian Nasdem 59 kursi, Demokrat 54 kursi, dan PKS 50 kursi.
Kemudian total kursi parlemen saat ini yang mengusung Ganjar Pranowo berjumlah total 147 kursi.
Rinciannya, PDI Perjuangan 128 kursi dan PPP yang saat ini memiliki 19 kursi parlemen.
Sosok Cawapres 2024
Meski sudah 3 bakal capres yang sudah muncul ke permukaan, namun hingga saat ini belum satupun dari ketiganya sudah mendapatkan cawapres.
Baca Juga: Bukan Cuma Mitos, Inilah 6 Fakta Asyiknya Punya Pacar Berzodiak Gemini, Dijamin Ketawa Melulu!
Akan tetapi sederet nama memang sudah muncul ke permukaan dan digadang-gadang bakal jadi cawapres.
Berdasarkan catatan redaksi Pojoksatu.id, setidaknya sudah ada 11 nama bakal cawapres yang sudah banyak diperbincangkan.
Sampai sejauh ini, 11 nama kandidat bakal cawapres itu masih didominasi dari internal kabinet pemerintahan Jokowi.
Sementara yang lainnya, merupakan ketua umum parpol, kepala daerah sampai mantan menteri Kabinet Indonesia Maju dan di luar pemerintahan.
Siapa saja 11 sosok bakal cawapres yang sudah muncul?
Dari kabinet pemerintahan, muncul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang disodorkan PPP.
Kemudian Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang disebut-sebut bisa jadi cawapres Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.
Baca Juga: PPP Sudah Lama Prediksi PAN dan Golkar Dukung Prabowo Subianto, Erick Thohir jadi Cawapres
Selanjutnya ada nama Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Nama keempat adalah Mahfud MD, yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam.
Untuk nama dari ketum parpol, ada Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat.
Baca Juga: Dukungan Golkar-PAN ke Prabowo Tanda KIB Bubar, PPP: Goodbye
Sejak awal, AHY digadang-gadang dan disodorkan untuk jadi cawapres Anies Baswedan.
Kemudian Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Wakil Ketua DPR RI bidang Kesra itu digadang-gadang jadi cawapres Prabowo Subianto.
Sementara dari unsur kepala daerah, setidaknya ada 3 nama yang muncul.
Baca Juga: Puluhan Jakmania Kawal Pak Midun Menuju Stadion Patriot Bekasi
Ketiganya yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Selain nama-nama yang memiliki kedudukan atau jabatan, ada 2 nama lain yang tidak duduk di pemerintahan.
Pertama adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Baca Juga: Cak Imin Ungkap Detik-detik Sebelum PAN dan Golkar Gabung Dukung Prabowo, 'Asal Wapresnya Saya'
Kedua, adalah putri almarhum Presiden ke-4 RI Gus Dur, Yenny Wahid.
Pilpres 2024 memang masih cukup jauh dan politik kekinian tetap akan dinamis. Apakah peta kekuatan koalisi ini akan berubah?***




