POJOKSATU.ID – Kasus penulis ternama, Ika Natassa belum lama ini tengah ramai jadi perbincangan publik.

Seperti diketahui, Ika Natassa ramai disorot lantaran telah jadi korban pelecehan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Lampung Barat.

Yang mana, dirinya disebut mandul oleh Wirdan Rafi selaku oknum ASN di salah satu instansi Lampung Barat melalui media sosial.

Baca Juga: Info GTK TPG Guru: Waktu Perubahan Kode Status Diprediksi di Awal April 2025

Usut punya usut, Wirdan Rafi yang viral mencecar Ika Natassa ini kepergok tengah “bersih-bersih” jejak digital.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media solobalapan.jawapos.com pada Sabtu (5/4/2025).

Dalam artikelnya, Wirdan dikonfirmasi telah menghapus beberapa rekam jejak hingga kehidupan pribadinya di media sosial.

Baca Juga: Penting Diketahui! PPN 12 persen Berlaku untuk Belanja di SIPLah, Begini Cara Hitung Namun Nominal Tetap Sama!

“Dalam bio Instagram-nya, ia sempat mencantumkan lokasi domisili di Liwa, Lampung Barat dan menulis sebagai alumni Universitas Sriwijaya,” jelas dikutip.

“Tapi usai komentar kasarnya viral, Wirdan langsung 'bersih-bersih' profil—semua informasi personal mendadak lenyap dari bio IG-nya,” lanjut laporan artikel.

Berdasarkan informasi dihimpun, upaya “bersih-bersih” ini dilakukan Wirdan usai dirinya dilaporkan oleh Ika Natassa.

Baca Juga: Kisah Nyata Film Pabrik Gula Bikin Merinding, Adegan Terseram Tak Disensor Dijamin Bikin Bulu Kuduk Merinding

Yang mana, Ika Natassa diketahui telah menghubungi pejabat pemerintah tempat Wirdan bekerja sebagai ASN.

Tidak lain, hal ini dilakukan penulis ternama itu guna menindaklanjuti perbuatan oknum ASN tersebut yang dinilai telah melampaui batas.

“Baru saja aku sudah ngobrol di telepon dgn Bpk Bupati Lampung Barat, di mana Wirdan Rafi ini bekerja. Akan ditindaklanjuti oleh beliau,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Hanya Ika Natassa, Korban Pelecehan Oknum ASN Lampung Barat Wirdan Rafi Ternyata Sudah Terlampau Banyak

“Semoga ini menjadi preseden baik agar lebih bijak dan beretika saat menggunakan social media,” lanjut cuitan Ika Natassa.

Namun, Ika Natassa yang mengungkap bahwa dirinya telah melaporkan kasus tersebut kepada atasan Wirdan justru berakhir dicecar publik.

Sebab, publik menilai bahwa tindakan Ika Natassa yang melaporkan kasusnya kepada Bupati Lampung Barat merupakan sebuah tindakan abuse of power. ***