POJOKSULSEL.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno enggan membahas lagi soal utang Anies Baswedan ketika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 sebesar Rp 50 miliar.

Sebelumnya, pasangan Anies-Sandiaga berhasil memenangi Pilkada DKI, namun akhirnya Sandiaga melepas jabatan wakil gubernur DKI untuk mengikuti Pilpres 2019 berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Soal Hutang Rp50 Miliar ke Sandiaga, Partai Demokrat : Ada yang Tak Senang Anies Baswedan jadi Presiden

“Setelah saya salat istikharah, setelah saya menimbang berkoordinasi dengan keluarga, saya tidak ingin melanjutkan pembicaraan mengenai ini dan lebih baik nanti para pihak yang mengetahui untuk bisa menyampaikan,” kata Sandiaga usai menghadiri Puncak Resepsi Satu Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023).

Sandiaga mengatakan saat ini dirinya ingin fokus menatap masa depan dan tak ingin lagi mengungkit masa lalu. Apalagi, sebentar lagi akan ada Pemilu 2024.

Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Papua, Tim Gabungan Gerak Cepat

“Tapi bagi saya sekian, dan saya fokus menatap masa depan. Kontestasi demokrasi sebentar lagi, mari kita tatap masa depan dengan penuh suka cita dan gembira,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu.

Dia menegaskan hubungannya dengan mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga kini masih bersahabat dengan baik.

“Tentunya sebagai seorang sahabat. Sekarang saya tugasnya di kementerian dan tugas saya untuk membangkitkan ekonomi dan mengawal momentum dari kebangkitan pariwisata Indonesia,” ujar Sandiaga Uno.

Pendaftaran CPNS 2023 Khusus untuk Lulusan SMA, Lengkap Syarat dan Dokumen yang Diperlukan

Selumnya, Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis Partai Golkar, Erwin Aksa menyebut Anies Baswedan masih memiliki utang sebesar Rp 50 miliar kepada Sandiaga Uno. Utang tersebut terkait Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

“Karena waktu itu kan putaran pertama kan ya namanya juga lagi tertatih-tatih juga kan. Karena yang punya likuiditas itu Pak Sandi, kemudian memberikan pinjaman kepada Pak Anies,” ungkap Erwin dalam kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored yang ditayangkan, Sabtu (4/2/2023).

Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil Rekam Data KTP Warga Binaan Lapas Karawang

Menurut Erwin, perjanjian utang tersebut dibuat oleh pengacara Sandiaga Uno. Bahkan, utang senilai Rp 50 tersebut belum lunas dibayar oleh Anies.

“Saya kira belum (lunas) barangkali yah,” pungkas Erwin. (pojoksulsel)