POJOKSATU.id - Usai makan siang bareng 4 bacapres, Presiden Jokowi instruksikan seluruh kepala daerah tidak memihak dan tidak mengintervensi jalannya pesta demokrasi.
Presiden Jokowi memerintahkan kepala daerah untuk mensukseskan Pemilu 2024 dan terus memberikan dukungan ke KPUD dan Bawaslu.
Selain itu, Jokowi juga mewanti-wanti kepala daerah memastikan netralitas ASN tetap terjaga.
Baca Juga: Tercatat Dalam Sejarah Islam, Inilah 6 Peristiwa Penting pada Bulan Rabiul Akhir
"Saya minta jangan sampai memihak. Itu dilihat loh, hati-hati, bapak-ibu dilihat," ingat Jokowi.
Jokowi menekankan, akan sangat mudah untuk mengetahui keberpihakan itu.
"Mudah sekali, kelihatan Bapak-Ibu memihak atau ndak. Krik, sudah. Dan juga, pastikan ASN itu netral,” sambungnya.
Baca Juga: Tato Ayu Ting Ting di Pinggang Jadi Sorotan, Ini Fakta yang Harus Netizen Tahu
Selain itu, Presiden juga meminta kepala daerah menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
“Yang terakhir, menjaga kerukunan di tingkat bawah," pesannya.
Orang nomor satu di Indonesia ini juga meminta kepala daerah mewaspadai setiap gejolak politik di daerah masing-masing.
Baca Juga: Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza, Ini Pernyataan Resmi Presiden Jokowi
"Segera selesaikan kalau ada percikan-percikan yang berkaitan dengan politik. Selesaikan dengan baik,” tandasnya.
Sementara, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mewanti-wanti Presiden Jokowi tidak berpihak pada salah satu pasangan capres cawapres.
Itu lantaran salah satu bacawapres adalah Gibran Rakabuming Raka yang tidak lain adalah putra sulung Jokowi.
"Jangan sampai misalkan, meskipun Mas Gibran itu putranya Pak Jokowi, kemudian menggunakan infrastruktur kekuasaan untuk mendukung Prabowo," wanti Djarot.
Baca Juga: Forum Aktivis Islam Protes Bendera Palestina Dicabut Saat Pertandingan Persib Bandung
Sebagai presiden, lanjutnya, Jokowi harus netral dan tidak memihak pada pihak manapun.
Karena itu ia meminta pertemuan Jokowi dengan 3 bacapres itu tidak sekedar retorika tapi juga diwujudkan dalam sikap dan tindakan.
"Supaya hasil dari pemilu itu bisa diterima oleh masyarakat, bahwa pemerintah netral," kata dia.
Baca Juga: Andika Perkasa Bocorkan Strategi TPN Ganjar Mahfud, Simak Penjelasannya Ini
Meski demikian, sahabat Ahok ini meyakni bahwa Jokowi tidak akan memihak pada salah satu kandidat pasangan capres cawapres.
"Tapi benar-benar memihak kepada keutuhan, kepada stabilitas, dan kepada kesuksesan pelaksanaan pemilu 2024," ucap dia.***




