POJOKSATU.id, JAKARTA— Politisi PSI, Ade Armando, telah ditunjuk Pemerintahan Prabowo Gibran menjadi komisaris PT PLN Nusantara Power.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, dulunya tak henti-hentinya menjadi sorotan publik.

Selama ini, Ade dikenal sebagai pendukung garis keras mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bukan Prabowo Subianto.

Baca Juga: MUI Jatim Haramkan Sound Horeg, KH Cholil Nafis: Sudah Mengundang Ahli Musik dan Ahli Suara

Di tahun 2023 silam, Ade Armando pernah membuat sebuah video berjudul "Enam alasan mengapa saya tidak mungkin mendukung Prabowo".

Belakangan, cuplikan video Ade Armando yang menjabarkan alasan tidak mendukung Prabowo kembali beredar. Peredaran video ini cukup masif setelah ia ditunjuk sebagai komisaris PLN NP.

Salah satunya diunggah akun TikTok lobangterang3 pada 7 Juli 2025, atau tak lama setelah ditunjuk jadi Komisaris PLN Nusantara Power.

Dalam video tersebut, Ade Armando mengurai satu persatu alasan tidak mendukung Prabowo kembali dipublikasi.

Baca Juga: Tunjangan Profesi 227.147 Guru Non-ASN Binaan Kemenag Naik Rp500 Ribu, Ini Rincian Guru dari Enam Direktorat Berhak Menerima Rp2 Juta per Bulan

Mayoritas alasan Ade Armando cenderung menilai negatif Prabowo, mulai dari menyinggung pelanggaran HAM di akhir orde baru.

Ade Armando secara gamblang menyebut ada perintah Prabowo kepada anak buah untuk menculik belasan aktivis mahasiswa.

Ade Armando juga menyinggung hubungan Prabowo dengan keluarga Cendana, dalam hal ini Presiden kedua RI, Soeharto.

Melalui Prabowo, Ade Armando menyebut potensi kebangkitan keluarga Cendana tidak bisa diabaikan.

"Ketidakstabilan emosional dan mungkin ketidakstabilan jiwa Prabowo. Prabowo dikenal sebagai tokoh yang tak mampu mengendalikan emosi," jelas Ade Armando dalam potongan video itu.

Baca Juga: Miris, Sebanyak 48 Persen Lahan Bersertifikat di Indonesia Dimiliki 60 Keluarga Kaya

Sontak, kembali beredarnya video ini menuai beragam respons warganet dan mempertanyakan alasan penunjukan Ade Armando sebagai komisaris BUMN setrum.

"Yang begini dikasih jabatan. Ini musuh dalam selimut Pak Prabowo," tulis akun Suyatno.

"Kenapa hari ini justru menjadi Komisaris? Itu mungkin karena Prabowo masih tersandera sama Jokowi," balas akun Darma.

Komentar menggelitik juga turut ditulis warganet. Salah satunya akun Mulut Keladi yang menduga ada misi lain di balik penunjukan Ade Armando sebagai komisaris agar bisa mudah digaruk KPK.

"Mungkin dibiarkan jadi komisaris agar nanti langsung di cek KPK," tulis akun ini dilansir RMOL, Minggu, 13 Juli 2025.

Pada tahun 2023 lalu, tak lama setelah video itu terpublikasi, Ade Armando belok mendukung Prabowo sejalan dengan sikap partainya, yakni PSI.***