POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus kematian pegawai bank keliling Sri Pujiyanti (22) ramai menyita perhatian publik.
Seperti diketahui, Sri Pujiyanti dikabarkan telah meninggal dunia usai menjadi korban penganiayaan.
Yang mana, dirinya dianiaya salah satu nasabah berinisial S (44) hingga tewas saat tagih utang sebesar Rp3 juta.
Bukan main, jasad Sri Pujiyanti yang telah dianiaya ini juga sempat disimpan selama 2 hari di dalam rumah pelaku.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media disway.id pada Rabu (5/2/2025) yang mengungkap kasus tersebut.
Dalam artikelnya, Sri dikonfirmasi menjadi korban penganiayaan nasabahnya saat tengah menjalani tugas.
Terlebih, jasad korban juga disimpan oleh pelaku selama 2 hari usai Sri dianiaya saat tagih utang sebanyak Rp3 juta.
“Kejamnya lagi, S menyimpan jasad Sri Pujiyanti di dalam kamarnya selama dua hari,” jelas dalam artikel.
Lebih lanjut, kasus ini terkuak usai orang tua korban melaporkan putrinya hilang tanpa jejak saat bekerja.
Oleh karena itu, pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut sontak menindaklanjuti kasus keluarga korban.
Tidak lama setelahnya, aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut menemukan beberapa bukti keberadaan korban.
Yang mana, berdasarkan beberapa keterangan para saksi korban diketahui berada di kediaman pelaku selama dua hari.
Seperti diketahui, korban baru ditemukan pada Selasa (4/2/2025) kemarin usai ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
“Jasad Sri Pujiyanti akhirnya ditemukan di rumah. Sri ditemukan sudah dalam kondisi terluka parah,” pungkasnya.
Kendati demikian, pelaku diketahui telah diamankan oleh aparat kepolisian guna memperdalam keterangan kasus tersebut. ***



