POJOKSATU.id, JAKARTA — Menteri BUMN Erick Thohir telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (16/7/2023).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku menolak dipaksa menjadi calon wakil presiden (Cawapres) salah satu kandidat calon presiden (Capres).
Penegasan itu disampaikan Erick, merespon pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/7).
"Kalau teman-teman media tanya ada bicara politik, saya rasa belum. Saya belum ditugaskan," kata Erick kepada wartawan, di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/7).
Dia juga mengaku mengutamakan kecocokan dalam berpolitik, sebab itu tidak bisa dijodoh-jodohkan.
"Saya juga berharap punya chemistry. Saya tidak mau jadi bagian, misalnya harus dipaksa kawin, jangan. Nggak enak juga. Karena apa, chemistry itu penting sekali," tutupnya.
Erick juga mengaku tengah konsentrasi menyelesaikan pekerjaan sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena amanat yang diberikan Presiden Jokowi harus diselesaikan hingga 2024.
"Saya sudah sampaikan berulang kali ketika ke arah yang lebih politis, koalisinya kan belum terbentuk," tegasnya. ***




