POJOKSATU.id - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dengan pahala yang dilipatgandakan.

Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah salat malam, yakni salat tarawih dan salat witir.

Nah, setelah salam dari salat witir, kita tidak dianjurkan langsung beranjak. Ada wirid dan doa yang baiknya dibaca terlebih dahulu.

Dilansir dari NU Online, dianjurkan membaca doa berikut setelah salat witir:

يُسَنُّ أَنْ يَقُولَ بَعْدَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ وَأَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Artinya: Seseorang dianjurkan setelah salat witir membaca tiga kali, subhānal malikil quddūs, kemudian membaca, Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.

Susunan Wirid Setelah Salat Witir
Berikut urutan bacaan yang dapat diamalkan:

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tidak Gunakan Seleksi Akademis, Kemensos Pastikan Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

Syahadat
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Asyhadu an lā ilāha illallāh.
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah.

Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullāh.
Artinya: Aku memohon ampunan Allah.

Permohonan ridha dan surga Allah
أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Allāhumma innī as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘ūdzu bika min sakhathika wan nār.
Artinya: Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu.

Poin 1–3 diulang sebanyak tiga kali.

Tasbih (3 kali)
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhānal malikil quddūs.
Artinya: Mahasuci Tuhan yang kudus.

Baca Juga: Refleksi Setahun, Dadang Supriatna Tegaskan Fondasi 'Bedas' untuk Kabupaten Bandung

Pujian kesucian
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ
Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā’ikati war rūh.
Artinya: Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril.

Pujian atas keluasan ampunan (3 kali)
اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘annī.
Artinya: Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, maka ampunilah aku.

Pujian atas kemurahan dan kasih sayang Allah
يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.
Artinya: Wahai Zat yang maha pemurah, dengan rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segala penyayang.

Permohonan ampunan dan keselamatan
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك
Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.
Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian untuk-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.

Baca Juga: Profil Universitas Putra Abadi Langkat, Kampus Berbasis Kearifan Lokal Menuju Daya Saing Global 2041

Doa setelah salat pada umumnya.

Doa salat witir
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا ... وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
(Doa lengkap sebagaimana tercantum di atas)

Artinya: Ya Allah, kami mohon iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak, ampunan dan kesehatan, serta terimalah salat dan ibadah kami.

Surat Al-Fatihah.

Doa pendek penutup.

Niat puasa Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat untuk berpuasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah swt.

Apabila doa dan wirid dibaca berjamaah, dhamir tunggal dapat diganti menjadi dhamir jamak.

Membaca wirid dan doa setelah salat witir bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk ketundukan dan harapan kita kepada Allah di bulan penuh rahmat ini.

Jangan buru-buru bangkit setelah salam, ya. Luangkan waktu sejenak untuk bermunajat, karena bisa jadi di momen hening itulah doa-doa terbaik kita diijabah.

Semoga Allah menerima setiap permohonan dan ibadah kita di bulan Ramadhan yang mulia ini.***