POJOKSATU.id, SURABAYA—Hingga hari kesembilan atau Selasa (7/10/2025), jumlah korban meninggal akibat ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jatim, mencapai 67 santri.

Terakhir jenazah santri ditemukan Basarnas pada Senin malam (6/10) sekitar pukul 21.03 WIB. Basarnas masih akan melakukan penyisiran hari ini Selasa di sisa bangunan yang masih rubuh.

Direktur Operasional Basarnas, Laksamana Pertama Bramantyo, Selasa pagi (7/10/2025), saat jumpa pers menyebutkan, pada hari kesembilan atau Selasa 2025, mereka telah berhasil mengumpulkan 67 pack dengan rincian 8 bodi part.

Baca Juga: Tahap Akhir Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khozinya, 10 Korban Masih Tersisa di Reruntuhan Puing-puing

“Terakhir kemarin pukul 21.03 WIB, kami temukan lagi satu bodi part," katanya.

"Total sudah 67 meninggal dunia, yang selamat 104 orang, dimana delapan merupakan bodipart,” ujar Bramantyo lagi.

Disebutkan, pada Sore kemarin, mereka sudah melalukan penyisiran di lokasi. Dan pagi hari ini akan dilakukan penyisiran lagi di sisa bangunan yang tersisa.

“Mungkin tidak ada lagi yang tersisa,” katanya lagi.

Sementara itu, Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer, mengatakan, hingga Senin malam keseluruhan korban yang sudah dievakuasi mencapai 13 korban, dua di antaranya body part atau bagian tubuh.

Baca Juga: Update Evakuasi Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, BNPB Kalim Pembersihan Puing Alami Kendala, Mercy Remuk Ditemukan di Reruntuhan

Tiga korban terbaru yang dievakuasi Tim SAR hingga malam hari ini dievakuasi dengan rentang waktu pukul 18.18 WIB hingga 21.03 WIB.

Ketiga korban dievakuasi dari sektor A3 dan A2 reruntuhan atau di bagian belakang gedung pondok.

“Dengan demikian, hingga laporan terakhir, total terdapat 13 korban dan 2 body part berhasil diekstrikasi dan dilanjutkan evakuasi dari sektor A3 dan A2,” ujar Emi dikonfirmasi, Senin (6/10/2025) malam.

Dengan temuan terbaru Senin petang ini, total korban yang telah dievakuasi Tim SAR mencapai 170 orang.

Dengan rincian korban selamat 104 orang dan 66 korban meninggal dunia di antaranya 7 bagian tubuh.

Emi menyatakan hingga hari ini Tim SAR masih terus melakukan evakuasi dan melakukan operasi pembersihan reruntuhan bangunan pondok di sisi utara.

“Evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” kata Emi.***