POJOKSATU.id, BANDUNG-- Hingga Minggu sore (25/1), tim SAR gabungan telah mengantar 25 kantong jenazah atau body pack korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Jabar, ke Pos DVI Polri.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan, hingga Minggu pukul 17.00 WIB, mereka telah melakukan sinkronisasi data dengan tim lapangan terkait jumlah korban longsor.

Hasil update terbaru, tim SAR gabungan telah mengantar atau mengirim 25 kantong jenazah atau bodypack.

Baca Juga: Data Terkini Longsor Cisarua: 8 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Warga Masih Hilang

"Pada sore hari ini kita update untuk pukul 17.00 WIB dan kita akan sinkronisasi dengan hasil yang diperoleh oleh tim yang ada di atas, di mana untuk kantong jenazah yang dikirim dan dihantar oleh ambulans berjumlah 25 kantong jenazah," ujar Kombes Hendra, Minggu.

Jumlah kantong jenazah yang diterima tim kembali bertambah tiga jenazah utuh pada Minggu sore.

Selain itu, dia menjelaskan, hingga kini ada 105 laporan orang hilang yang diterima, terdiri dari 82 warga masyarakat dan 23 anggota TNI.

Sementara SAR Bandung menyebutkan telah menemukan 25 body pack korban longsor Cisarua, Bandung Barat.

Baca Juga: Polisi Evakuasi 16 Kantong Jenazah dari Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat, 9 Orang Teridentifikasi

Proses evakuasi korban pun terus digencarkan berpacu dengan kondisi cuaca.

"Total jumlah korban saat ini yakni telah ditemukan 25 bodypack, 23 selamat dan kurang lebih 80 masih dalam pencarian," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Minggu (25/1/2026).

Selain cuaca yang menjadi tantangan tim SAR Gabungan saat melaksanakan pencarian, medan di lokasi juga dinilai sulit dan menjadi tantangan.

"Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari," ujarnya.

11 Jenazah Diidentifikasi

Hendra menambahkan, hingga saat ini tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 11 korban, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh.

Korban yang telah teridentifikasi masing-masing atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43).

Kemudian AI Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara satu korban lainnya, M Kori (30) berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan.

"Kami sampaikan bahwa yang berhasil diidentifikasi yaitu 11 orang yang sudah kita rilis. Sisanya kita akan melakukan kegiatan post mortem di pos DVI ini," kata Hendra.***