POJOKSATU.id, CILACAP— Jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia mencapai 13 orang akibat longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jateng, hingga Senin pagi (17/11).

Sementara korban longsor yang belum ditemukan atau masih hilang masih ada sebanyak 10 orang.

Tim SAR gabungan Basarnas Cilacap, BNPB, dan aparat lainnya masih akan melakukan pencarian korban hari ini, Senin (17/11) di lokasi longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu (16/11/2025) mengatakan jumlah korban yang sudah ditemukan 13 orang, sementara jumlah orang dalam pencarian sebanyak 10 orang.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Ledakan SMAN 72 Segera Terungkap, 2 Anggota Keluarga akan Diperiksa Minggu Ini

Senada Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah menyampaikan jumlah korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Desa Cibeunying, kembali bertambah menjadi 13 orang.

Bertambahnya data korban longsor di Cilacap tersebut setelah tim menemukan jenazah atas nama Diah Ramadani (17).

Sebelumnya, tim SAR juga berhasil menemukan jenazah korban longsor Cilacap atas nama Kasrinah (47) di Worksite A-2 pada pukul 12.03 WIB, Minggu (16/11).

"Korban atas nama Diah Ramadani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Worksite A-1 pada pukul 14.58 WIB," kata Abdullah dilansir dari Antara, Minggu, 16 November 2025.

Baca Juga: Update Longsor di Cilacap, 12 Warga Masih Hilang dan 11 Jasad Berhasil Ditemukan

Dengan penemuan tersebut, total dua jenazah berhasil dievakuasi pada hari keempat operasi pencarian, Minggu.

"Total jumlah korban meninggal dunia yang telah ditemukan hingga hari keempat operasi pencarian sebanyak 13 orang, sehingga masih ada 10 orang yang dalam pencarian," jelasnya lagi.***

Longsor yang terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB, menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jateng.