POJOKSATU.id, PADANG-- Korban meninggal dunia di Sumbar akibat banjir bandang (galodo) dan longsor mencapai 129 jiwa pada hari ini, Minggu (30/11). Dan 118 orang masih belum ditemukan.
Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan total wilayah yang terdampak di Sumbar sebanyak 8 kabupaten/kota.
Dia menjelaskan ada beberapa wilayah yang kini menjadi fokus pemulihan yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
"(Fokus) untuk bencananya. (Penanganan) terkait jembatan putus dan lain sebagainya," tuturnya.
Baca Juga: Update Terbaru Korban Banjir Longsor Sumut dari BNPB, 217 Jiwa Meninggal Dunia, 209 Masih Hilang
Suharyanto mengatakan kondisi di Sumbar relatif lebih baik dibanding dengan Aceh dan Sumut.
Korban Aceh Tembus 96 Orang
Suharyanto mengatakan total korban tewas per hari ini mencapai 96 orang di Provinsi Aceh dan 75 orang masih dinyatakan hilang.
"Aceh korban jiwa menjadi 96, 75 masih hilang. Yang terdampak dan ada korban jiwa sejumlah 11 kabupaten/kota," jelasnya.
Selain itu, Suharyanto juga menyampaikan wilayah yang akses jalannya masih terputus akibat banjir yakni seperti di Banda Aceh-Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Langsa.
Baca Juga: 16 Warga Penjarah Makanan Minuman Minimarket Sibolga Ditangkap, Polisi Khawatir Meluas Sektor Lain
Selanjutnya, jalan nasional yang berada di Kabupaten Gayo Lues juga masih terputus.
"Aceh Tengah belum bisa diakses via darat karena jalan nasional Bireun-Takengon masih putus. Bener Meriah juga masih putus karena jalan nasional Bener Meriah-Aceh Tengah dan Bener Meriah-Bireun juga masih putus," katanya.
"Subulussalam, Singkil, Aceh Selatan, perbatasan Sumut-Aceh, itupun masih belum lancar karena masih terendam banjir," kata Suharyanto.***




