POJOKSATU.id, SIBOLGA—Jumlah korban bencana banjir bandang dan longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus bertambah hingga hari ke delapan bencana atau Selasa (2/12).
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyebutkan jumlah korban meninggal sebanyak 86 orang, sementara hilang atau belum ditemukan sebanyak 99 orang.
Untuk Kota Sibolga, jumlah meninggal dunia hingga Selasa mencapai 47 orang, sementara jumlah warga yang masih hilang sebanyak 9 orang.
“Update terbaru korban bencana banjir bandang dan longsor Tapanuli Tengah. Meninggal dunia 86 jiwa, belum ditemukan 99 jiwa, Luka-luka 508 jiwa, mengungsi 7382 jiwa. Dan terdampak 296.454 jiwa,” ungkap Masinton di akun Instagram miliknya @masinton, Selasa (2/12).
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Melibatkan 9 Mobil, Satu Orang Meninggal Dunia
Masinton juga membeberkan kondisi di Kabupaten Tapanuli Tengah hingga hari ke delapan bencana dimana listrik PLN masih padam, akses internet belum tersambung (masih terbatas starlink).
“Kemudian BBM dan gas elpiji masih terbatas. Jaringan air bersih PDAM masih bermasalah. Air bersih di drop melalui truk tangki,” katanya.
“Sangat membutuhkan bantuan makanan, pakaian, air minum,” tegas Masinton.
Menurutnya, akses masuk jalan darat ke Tapanuli Tengah masih terbatas yaitu melalui Sidikalang-Subussalam-Aceh Singkil-Manduamas Tapanuli Tengah.
Baca Juga: Jalan Tarutung-Sibolga Hampir Tembus, Gubernur Sumut Ungkap Longsoran Tanah Tersisa 20 Km Lagi
“Akses yang selama ini masih terisolir, baru sebagian yang bisa dijangkau bantuan, harus melalui jalan kaki,” ujarnya.
Kota Sibolga 47 Orang
Polres Sibolga merilis data terbaru korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor bertambah menjadi 47 orang. Satu korban meninggal ditemukan pada hari ke-7 pencarian.
"Pada hari ke-7, Tim SAR gabungan kembali menemukan 1 jenazah lansia atas nama Tiurlina Sinaga (60) warga Jalan IL Nomensen 2025. Dengan temuan ini total korban meninggal dunia yang telah ditemukan adalah 47 orang dari seluruh lokasi yang terdampak," ungkap Humas Polres Sibolga AKP Suyatno, Selasa (2/12/2025).
Berdasarkan data terbaru pada 1 Desember 2025 masih ada beberapa orang yang dinyatakan masih hilang yaitu sebanyak 9 orang dan diduga masih tertimbun longsor.***




