POJOKSATU.id, JAKARTA—Polisi menangkap salah satu otak pelaku pembunuhan penculikan Kacab BRI Cempaka Putih Muhammad Ilham Pradipta di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara.

Saat penangkapan tersangka C alias Ken, terjadi percakapan atau introgasi polisi.

Terdengar penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menanyakan pertemuan yang digelar 6 orang.

Detik-detik penangkapan otak pelaku pembunuhan Kacab BRI ini diunggah anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya Iptu Zakaria di akun You Tube @jacklyn choppers is back seperti dilihat Rabu (27/8).

Baca Juga: Tiga Isu Panas dari DPD RI: Eva Susanti Desak Kemenhub Tuntaskan Infrastruktur dan Keselamatan Transportasi di Sumsel

Dengan tangan digari pakai kabel tis, tersangka Ken digiring polisi memasuki kamar pribadinya di PIK Jakarta Utara. Di dalam kamar, polisi menemukan rambut palsu atau wig.

"Biasa pakai wig ya ?," kata salah satu anggota Jatanras yang sedang menggeledah kamar.

"Ada, ketahuan deh, botak soalnya saya," jawab C alias Ken dengan nada seperti bergurau.

Tersangka Ken terlihat kooperatif saat diintrogasi oleh polisi.

Ken pun kembali ditanya soal kebiasaan menggunakan wig atau rambut palsu tersebut.

Baca Juga: Iptu Zakaria Unggah Detik-detik Penangkapan Ken Otak Pembunuhan Kacab BRI, Temukan Rambut Palsu

Dia mengaku di hadapan polisi bahwa setiap keluar rumah dirinya memang sering menggunakan wig.

Polisi juga mempertanyakan apakah wig ini pernah dipakai dalam pertemuan dengan tersangka lainnya. Ken membenarkan hal tersebut.

“Pertemuan dengan enam orang. Pakai wig gak,” tanya polisi.

“Ada yang pakai wig, ada yang gak,” kata Ken.

Polisi lalu menyita wig ini.

Polisi juga menanyakan apakah pernah pakai tas membawa dokumen untuk pertemuan. Dia membantah hal tersebut.

Menurutnya, pertemuan itu dilaksanakan tanpa membawa dokumen atau tas dari rumahnya.

Baca Juga: Tionghoa Sholehah

“Saya gak ada bawa dokumen, semua dari Hp,” kata Ken.

Kemudian saat ditanyai Polisi, Ken juga menceritakan pertemuan dengan orang-orang diduga otak pelaku yang lain.

"Saya terakhir ketemu mereka itu di Hotel Femo," kata C alias Ken.

"Kapan ?," tanya polisi.


"Sebulan, dua bulan lalu," jawab Ken.

Ken menjelaskan bahwa pertemuan itu memang diisi kegiatan ngobrol-ngobrol.

"Ngobrol tentang dari, apa, di House of Yuen, restoran," kata tersangka C alias Ken.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam dalam jumpa pers, Selasa sore (26/8) menyampaikan, 15 orang telah ditangkap terkait kasus pembunuhan Kacab BRI.

"Ada 15 orang yang diamankan," kata Ade Ary dalam keterangannya.

Menurut penjelasannya, sembilan orang ditangkap oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sedangkan enam lainnya diringkus Subdit Resmob.

Ia menuturkan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap belasan orang yang ditangkap tersebut.

"Pemeriksaan itu dilakukan secara hati-hati, mendalam, menunjukkan barang bukti, mencocokkan setelah orang yang diamankan si A misalkan dicocokkan dengan keterangannya B, dicocokkan dengan keterangan C, dan lain sebagainya," ujarnya.***