POJOKSATU.id - Jumlah korban kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat 5 Januari 2023, terus bertambah.
Hingga pukul 11.00 wib, jumlah korban kecelakaan kereta api di Cicalengka yang dibawa ke RSUD Cicalengka berjumlah 43 orang.
Saat ini, seluruh korban kecelakaan kereta api di Cicalengka tengah mendapat perwatan medis.
Baca Juga: Sinyal Manual Rusak jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka? Akhirnya KRD Jalan Terus
Direktur RSUD Cicalengka Achmad Hanafi menyebut, diantaranya 6 orang luka sedang, 21 orang luka ringan.
Selanjutnya 2 orang meninggal dunia dan 14 korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.
"Ada satu orang dirawat dan itu karyawan RSUD Cicalengka, bekerja sebagai nakes," jelas Achmad Hanafi, Jumat 5 Januari 2024.
Baca Juga: 1 Jenazah Masinis Meninggal Kecelakaan Kereta Api di Cicelangka Teridentifikasi, Ini Identitasnya
RSUD Cicalengka sendiri siap menerima korban kecelakaan kereta api Cicalengka, sesuai intruksi Dinkes Provinsi Jawa Barat.
"Kami saat ini yang penting kita menerima korban dulu. Kita juga menambah nakes dengan berkordinasi ke puskesmas sekitar, untuk menangani korban kecelakaan kereta api," jelasnya.
Ditambahkan Achmad Hanafi, bahwa kondisi luka korban secara umum mengalami lecet.
Baca Juga: Kondisi Terkini 26 Korban Luka Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka, Ini Penjelasan RSUD Cicalengka
"Kondisi luka secara umum korban lecet saja," jelasnya.
Sementara, 1 jenazah masinis meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di berhasil diidentifikasi.
"2 meninggal, 17 luka ringan dan 10 luka sedang," jelas Humas RSUD Cicalengka, Dr Nina Nurjanah, sebelumnya.
Untuk korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai masinis KRD Bandung Raya.
"Korban kecelakaan yang meninggal baru 1 yang teridentifikasi. 1 lagi masih dilakukan identifikasi oleh DVI Polri," jelasnya.
Nina menambahkan, identitas masinis tersebut yakni bernama Julian Dwi Setiono yang beralamat di Bukit Permata E8 no 3 RT 2 RW 22 Cilame Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
"Namanya Julian, kelahiran 1985. Korban berasal dari masinis kereta lokal Bandung Raya," ungkap Nina.
Sementara untuk 1 korban meninggal yang masih dilakukan identifikasi merupakan masinis juga.
Baca Juga: Apa Penyebab Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka? Ini Jawaban PT KAI
"Ya, masinis juga," pungkasnya.***



