POJOKSATU.ID- Pasca kebakaran, RS Polri Kramat Jati menerima belasan sampel DNA dari keluarga korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat.

Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri Kombes Ahmad Fauzi mengatakan 14 sampel DNA yang diterima berasal dari keluarga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya dalam kebakaran Glodok Plaza.

"Sejauh ini nama-nama yang dilaporkan cocok dengan data (korban hilang) yang tersebar selama ini," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (19/1).

Pengumpulan sampel DNA dilakukan dengan pengambilan swab mukosa atau saluran basah di bibir kerabat keluarga korban.

Baca Juga: Membangun Desa Wisata Atau Membangun Mindset Terlebih Dulu?

"Biasanya swab mukosa mulut, bukan air liur ya, swab mukosa mulut, ya sejauh ini itu saja. Kami cari kerabat kandung terdekat, orang tua kandung, dan anak kandung," ujarnya.

Ahmad Fauzi mengatakan, tidak menutup kemungkinan jumlah korban jiwa dalam kebakaran Glodok Plaza lebih dari 14 orang yang masuk dalam daftar korban hilang.

"Karena tidak menutup kemungkinan ada korban yang sebenarnya ada di situ namun tidak ada keluarga yang melapor, karena tidak ada keluarga yang sadar bahwa ada si korban di situ," jelasnya.

Dia menegaskan, belum dapat memastikan identitas jenazah, karena diperlukan pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan DNA.

"Nah itu nanti dibuktikan dengan hasil pemeriksaan DNA dari bagian-bagian tubuh yang terpisah tadi," jelasnya. 

Baca Juga: Mat Baker dan Timothy Baker SAMA-SAMA DICORET Indra Sjafri dari Timnas U20 Indonesia, DIKEMBALIKAN ke KLUB, Pelatih Tegaskan ALASAN BERBEDA

Diberitakan sebelumnya, peristiwa ledakan hingga dentuman keras material jatuh terdengar beruntun saat kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu malam.

Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat, Farid yang sedang bertugas di lokasi menduga suara ledakan itu adalah ledakan mobil yang diparkir di lantai 7 gedung.

"Itu kan lantai 7 parkiran mobil. Sepertinya yang meledak itu mobil, ledakan yang besar tadi," tutur Farid kepada wartawan di lokasi pada Rabu malam.

Ledakan besar pertama terdengar tepat pada pukul 23.50 WIB yang sontak membuat warga yang sedang menyaksikan kebakaran berteriak kaget.***