POJOKSATU.id - Sampai saat ini, 12 pendaki korban erupsi Gunung Marapi Sumbar yang belum ditemukan masih terus dilakukan tim SAR gabungan.

Upaya pencarian 12 pendaki koban erupsi Marapi Sumbar itu pun terkendala kondisi lapangan.

Apalagi keberadaan 12 pendaki korban erupsi Marapi tersebut juga tidak diketahui keberadaannya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Penjualan Obat Aborsi di Bandung, Empaf Orang Ini Ditetapkan Tersangka

Sampai dengan Senin 4 Desember 2023 pukul 15.30 WIB, 1 dari 14 korban yang sudah ditemukan sudah dievakuasi ke RS Achmad mochtar Bukittinggi.

"Sisanya, 2 selamat dan 11 meninggal dunia masih dalam proses evakuasi. Sedangkan 12 lainnya masih dalam pencarian,” ungkap Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.

Salah satu kendala yang dihadapi tim SAR adalah lantaran erupsi Gunung Marapi hingga saat ini masih terus terjadi.

Baca Juga: Telah Hadir Kedai Kopi Prolog di Kota Bogor, dari Monolog Menuju Dialog Sesama Pencinta Kopi!

Akibatnya, abu vulkanik yang turun menutupi jarak pandang dan memperlambat proses pencarian serta evakuasi.

Kondisi tersebut masih ditambah hujan yang terus mengguyur di lokasi.

"Sehingga jalur evakuasi licin dan ini juga memperlambat tim," bebernya.

Baca Juga: Cerita Lucu Bikin Ngakak Berjudul Anak SD Mau Ke Surga, Cocok untuk Obat Galau

Untuk diketahui, 14 pendaki korban erupsi Gunung Marapi Sumbar itu merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP).

Berdasarkan data pihak kampus, mereka berasal dari jurusan teknik sipil.

Salah satu mahasiswa selamat, Rifandi, menceritakan saat itu ia dan rekan-rekannya tiba-tiba mendengar ledakan dari kawah puncak gunung dan langsung berhamburan menyelamatkan diri.

Rifandi memilih berlindung di bawah tas ransel dan selimut yang dibawanya untuk menghindari kerikil panas.

Baca Juga: Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Purwasari Karawang

Meski begitu, ia mengalami luka pada bagian tangan terkena kerikil panas.

Ia bersama teman-temannya kemudian turun dan meminta bantuan ke Posko Gunung Marapi.

Rifandi mengaku ia hanya bisa menyelamatkan 3 temannya dan 1 orang dari kelompok Pekanbaru yang terpisah dari rombongan.

Baca Juga: Penipu Giveaway hingga Palsukan KTP Baim Wong

"Saya hanya bisa menuntun 4 orang, 4 teman saya dan 1 orang yang terpisah dari rombongan Pekanbaru,” jelasnya kepada wartawan, Senin dinihari (4/12).

Ketika sampai di bawah ia bertemu dengan Widia, salah seorang temannya, yang sudah dalam kondisi lemah.

Rifandi dan teman-temannya keudian berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan dan langsung dievakuasi ke posko sebelum dibawa ke RSUD Padang Panjang.***