POJOKSATU.ID- Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, memberikan pandangannya mengenai usulan take over industri sandang strategis di Indonesia, termasuk PT Sritex.
Usulan tersebut mencakup pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil atau melalui suntikan modal dari badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Menurutnya, masih bangak langkah-langkah lain yang diambil pemerintah untuk menyelamatkan Stritex.
"Danantara ini kan baru launching ya. Kalau menurut saya, sebenarnya masih banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk bisa menyelamatkan Sritex," ujar Irma di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa 4 Maret 2025 dikutip.disway.
Baca Juga: Terlibat Dugaan Asusila Anak di Bawah Umur, Kapolres Ngada AKBP Fajar Juga Positif Sabu-sabu
Selain itu, Irma juga mengungkapkan adanya potensi perusahaan yang berminat mengambil alih PT Sritex.
"Seperti semalam ya, saya bicara dengan Wamen, ada perusahaan baru sebenarnya yang sudah akan take over perusahaan ini untuk bisa mempekerjakan kembali karyawan dan Sritex ini bisa kembali berjalan," ucapnya.
Politisi Nasdem ini pun menyebutkan bahwa perusahaan tersebut kemungkinan berasal dari luar negeri.
"Saya masih belum tahu, karena tidak disampaikan secara detail. Pak Wamen hanya bilang ada perusahaan baru yang berminat untuk mengambil alih take over Sritex," tandasnya.
Kurator buka suara soal investor baru
Baca Juga: Warga Surakarta Geruduk Polres Ciko, Pertanyakan Status Tersangka Kuwu
Tim Kurator Sritex, Nurma Sadikin, nama PT Sritex kemungkinan besar akan berubah apabila ada investor yang membeli perusahaan tersebut.
“Sudah dengan investor baru ya nggak jadi Sritex lagi. Kami nanti tidak tahu akan jadi PT apa,” ucap Nurma kepada wartawan, pada Selasa 4 Maret 2025.
Selain itu, Nurma juga menambahkan bahwa saat ini, pihaknya sedang melakukan proses pengambilan keputusan terhadap investor yang akan mengelola aset Sritex selanjutnya.
PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) resmi dinyatakan pailit setelah mengalami krisis keuangan yang berkepanjangan. -Dokumentasi Sritex-Dokumentasi Sritex
“Kami juga sudah berkomunikasi dan sudah ada juga investor yang menghubungi kurator dan kita sudah dalam proses komunikasi yang mana dalam dua minggu ini kurator akan memutuskan siapa investor yang akan menyewa terhadap aset Sritex,” jelas Nurma.
Nantinya, skema baru investor diharapkan dapat mempekerjakan kembali para karyawan Sritex yang terkena PHK.
“Ini diharapkan akan menyerap tenaga kerja yang mana juga ini bisa karyawan yang telah terkena PHK dapat di-hire kembali kemudian oleh penyewa yang baru,” tutur Nurma.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, yang di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan menghadirkan Tim Kurator PT Sritex Nurma Sadikin, pada Senin 3 Februari 2025 lalu.
Dalam rapat itu, Prabowo memerintahkan para menteri mengupayakan nasib para karyawan PT Sritex yang terkena PHK agar dapat bekerja lagi.
“Atas petunjuk Bapak Presiden, Bapak Presiden sangat concern terhadap bagaimana pemerintah mencari jalan keluar, terutama berkenaan dengan masalah persoalan yang akan menimpa para pekerja di PT Sritex," ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo.**



