POJOKSULSEL, MAKASAR - Puncak peringatan Hari Lahir ke-45 Gugus Depan Pramuka Pangkalan Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses dirayakan di Balai BPSDM Sulsel, Sabtu (27/5/2023) malam.
UKM Pramuka Gugus Depan 09-085-08.086 melakukan sejumlah rangkaian pada Harlah ke-45 Gugus Depan Pramuka Pangkalan UNM. Dimulai dari pra Harlah yakni, renungan dan doa bersama, dilanjutkan dengan kegiatan fun weekend, hingga pelaksanaan malam puncak.
Puncak peringatan Harlah Gugus Depan Pramuka Pangkalan UNM bertajuk Bersua: Berjumpa, Bersyukur, Beradat. Kegiatan itu dihadiri
oleh Mabigus dan anggota UKM Pramuka UNM, pelatih, purna Pramuka UNM, LK se-UNM, Racana dari PT se-Kota Makassar, DKD Sulsel, dan DKC Makassar.
Unsur Mabigus mewakili Rektor UNM, Irfan mengatakan, UKM Pramuka UNM dengan usia 45 tahun, diharapkan tetap menjadi salah satu UKM yang unggul di bidang Pramuka di Sulsel maupun di Indonesia.
"Tentu harapannya UKM ini selalu bersinergi baik secara vertikal maupun secara horizontal. Secara vertikal tentu dengan pimpinan dan segenap majelis gugus depan dan secara horizontal tentu dengan sesama organisi lembaga kemahasswana baik sama UKM-UKM, BEM dan Maperwa," ungkap Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Sulsel.pojoksatu.id.
Baca juga
Kampus Digital Bisnis UNM Buka Kelas Transfer Studi, 2 Semester Bisa Jadi Sarjana
Irfan juga mengingatkan untuk mengedepankan kekompakan dalam melaksanakan berbagai program kegiatan. Ia juga meminta UKM Pramuka UNM bisa tetap kreatif dan berprestasi.
Diakuinya, UKM Pramuka UNM dalam beberapa tahun terakhir ini banyak menorehkan prestasi, baik PKM maupun program PPK Ormawa dan PHP2D, sertaP3D dengan melakukan desa binaan di Desa Tompobulu yang sudah berjalan 3 tahun.
Berkat kerja keras itu, kata Irfan, tim PPK Ormawa dan P3D mendapatkan dana hibah dari Dikti. "Tim PPK Ormawa, P3D, berhasil menjadi salah satu yang terbaik nasional dan mendapat pendanaan dari kemendikbud atau hibahnya tentu ini menjadi spirit bagi adik-adik bagi UKM UKM lain dan lembaga kemahasiswaan lainnya," kata Irfan.
Malam puncak Gugus Depan Pramuka Pangkalan UNM dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang menarik dimulai dari tilawah, penampilan tari, laporan oleh ketua reka kerja, penampilan musikalisasi puisi, penampilan Hymne dan Mars Racana yang telah di arasemen ulang, pemutaran video dan tertimoni ucapa purna serta Louncing Jurnal Ilmiah dengan nama “Pandega: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan dan kepramukaan”, sambutan dan serta pemotongan kue Harla ke 45, dan diakhir penyerahan hadiah kepada pemenang kegiatan pra-harlah, serta acara ditutup dengan tukar kado.
Baca juga
Rektor UNM Raih Penghargaan Akademisi Peduli Media dan Pers dari SMSI
Pada malam puncak harlah ke 45 tahun 2023 ini yang berbeda adalah dengan launcing Jurnal Pandega. Ini merupakan inovasi di gugus depan Gerakan pramuka karena merupakan satu-satunya jurnal ilmiah yang dikelola oleh gugus depan pramuka berpangkalan di perguruan tinggi baik di Sullawesi selatan maupun di seluruh Indonesia.
"Tahun lalu ini ini hadiah untuk Harlah ke 45 adalah terbitnya jurnal ilmiah yang diberi nama Pandega: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan dan kepramukaan. Jurnal ilmiah ini akan mewadahi karya tulis dari anggota, purna dan pelatih karena scopenya terkait Pendidikan dalam bidang pramuka. Jurnal pandega ini hadir didasari atas kebutuhan Purna yang berprofesi sebagai Guru dan Dosen dimana dituntun untuk menyebarluaskan hasil pemikiran dan hasil penelitiannya di jurnal ilmiah termasuk untuk kebutuhan naik pangkat,” ungkap Muhammad Iswal selaku pembina Racana Pramuka UNM.
Artikel yang dihasilkan akan memberikan kontribusi pemikiran dan pengembangan kepramukaan di Indonesia karena ide hasil pemikiran dan penelitian yang terpublish akan menjadi bahan pengembangan organisasi ini dimasyarakat yang perubahannya begitu dinamis.
Bagi kakak anggota Racana se-Kota Makassar, kita berharap tulisan yang masuk sesuai tuntutan dalam SKU membuat tulisan, diharapkan tulisan Kakak Racana bisa diterbitkan melalui jurnal ilmiah Pandega.
"Begitu juga kakak pelatih harapannya narakarya dari kakak pelatih bisa dibuat dalam bentuk artikel dan dipublish dijurnal kita," lanjut Iswal yang juga editor in chief Jurnal Pandega.
(*/fadli/pojoksulsel)



