POJOKSATU.id, TANGERANG – Tragedi kecelakaan truk yang menabrak 16 kendaraan di Cipondoh, Tangerang Selatan, kembali memunculkan fakta terbaru.
Setelah sopir truk hijau inisial JFN (24) dinyatakan positif narkoba, ternyata tujuan truk pengangkut barang yang sebabkan kecelakaan beruntun itu juga tak sesuai arahan koordinator.
Truk lari dari tujuan. Truk ini seharusnya menuju Bogor, Jawa Barat. Dan malah nyasar ke Tangerang, Banten.
Truk yang mengangkut alat-alat medis tersebut berangkat dari Pasuruan dengan tujuan arah Bogor.
Fakta tersebut dikemukakan oleh Polres Metro Tangerang Kota pada 2 November 2024 bahwa dalam global positioning system atau GPS, bahwa truk tersebut tak mengarah ke tujuan semula.
"Pada pukul 14.00 WIB, Kamis (31/10) dari GPS, truk wing box bukan mengarah ke Bogor, tapi ke Tangerang," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, dikutip Pojoksatu.id dari PMJ News, Sabtu (2/11).
Truk tersebut milik PT BT yang disewa oleh PT SAI yang bertugas mengantarkan muatan dari Pasuruan ke PT PPI yang berada di Jalan Tan Malaka, Jakarta Timur, lewat arah Bogor.
Akan tetapi, entah bagaimana, supir truk malah membawa truk dan muatannya melewati kawasan kota Tangerang.
Belum diketahui alasan mengapa supir truk yang merupakan pria berinisial JFN ini tidak menghiraukan arahan PT BT untuk mengambil rute perjalanan yang ditentukan.
Hasil sementara pemeriksaan, sopir truk JFN yang belakangan diketahui hanya kernet ternyata positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan tes yang dilakukan polisi. ***



